oleh

Daftar JKN-KIS Bisa Lewat Telepon

KOTA – BPJS Kesehatan, telah memperluas kanal-kanal pendaftaran yang telah ada. Diantaranya, melalui telepon Care Center 1500-400.

Hal tersebut, disampaikan Kepala Kantor Cabang BPJS Kesehatan Sumedang, Adrika Wendi, pada jumpa pers, Senin (15/5).

Adrika menyebutkan, hal tersebut merupakan sebuah upaya dalam mempermudah masyarakat yang akan daftar menjadi peserta JKN-KIS.

“Itu secara khusus bagi pendaftar calon peserta kategori Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri serta kategori Bukan Pekerja (BP),” katanya.

Calon peserta, sebutnya, tak lagi perlu antre di Kantor BPJS Kesehatan, dan cukup telepon Call Center. Bahkan, tak perlu ke cabang menyerahkan berkas.

“Peserta pun bisa melakukan mutasi data kepesertaan untuk data nama, tempat dan tanggal lahir, jenis kelamin, nomor KK, NIK, alamat, email, nomor telepon, kelas rawat, serta fasilitas kesehatan tingkat pertama,” ujar Adrika.

Dengan demikian, lanjut Adrika, program tersebut berlaku untuk peserta PBPU atau mandiri. “Kami serius dalam mempertajam pelayanan dan kepuasan para peserta yang juga menjadi fokus utama BPJS Kesehatan,” sebutnya.

Adrika juga mengatakan, BPJS Kesehatan tak hentinya mengembangkan terobosan dan inovasi agar meningkatkan mutu pelayanan. “Sebelum masyarakat menghubungi BPJS Kesehatan Care Center, maka harus mempersiapkan beberapa berkas seperti nomor KK, NIK, dan lain-lain,” tuturnya.

Selain itu, peserta juga akan dilayani Agent Care Center dan pembicaraan calon peserta dengan Agent, akan menjadi bukti pendaftaran. “Seusai Agent Center menyatakan pendaftaran melalui telepon selesai, maka nomor virtual account (VA) akan dikirim ke nomor ponsel atau email calon peserta,” ucapnya.

Setelah mendapatkan nomor VA, peserta wajib membayar iuran pertama dan paling cepat 14 hari atau 30 hari setelah VA diterbitkan. “Pembayaran melalui bank melalui autodebet untuk pembayaran selanjutnya,” tutur Adrika menambahkan.

Menurutnya, di BPJS Kesehatan Care Center 1500-400, pun menyediakan fitur teleconsulting dan peserta bisa konsultasi kesehatan kepada dokter umum. (bay)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed