oleh

Tiga Rumah Nyaris Ludes

DARMARAJA – Warga Dusun Kebon Buah, Desa/Kecamatan Darmaraja dibuat panik dengan kobaran api yang muncul di atap rumah milik Diding Efendi, warga Dusun Kebon Buah, RT 02 RW 06, Desa/Kecamatan Darmaraja, kemarin.

Nyaris saja, kobaran api itu merembet kedua rumah yang berada persis di dekatnya. Saat ditemukan warga sekitar, rumah milik Diding sudah mengeluarkan asap dari bagian atap rumahnya yang tidak lama kemudian di susul dengan kobaran api.

Pantauan Sumeks rumah seorang pensiunan pegawai tata usaha (TU) di SMA Negeri Darmaraja itu terjepit oleh dua rumah, satu rumah tetangganya dan satu rumah orang tua korban.

Tak lama kemudian, mobil pemadam tiba di tempat kejadian peristiwa (TKP), dibantu warga sekitar, pihak kepolisian, Pol-PP dan TNI. Tim pemadam kebakaran pun berusaha untuk memadamkan kobaran api dan kepulan asap putih yang membuat panik warga sekitar.

Karena letak rumah yang berada di tengah-tengah rumah lainnya, proses pemadaman pun sedikit menyulitkan. Sampai-sampai sedikit bagian pinggir atap rumah orang tuanya yang nempel di rumah nahas itu ikut terbakar juga.

Salah satu warga, Tepi Ayani menerangkan, bahwa korban api tahu-tahu sudah berada di atap rumah, dan sebagian warga lari ke belakang rumah tersebut untuk memadamkan api yang sudah sampai di bagian belakang rumah yang banyak terdapat kayu kering dan sampah dedaunan.

“Pas saya dengar teriakan warga lainnya bahwa ada kebakaran. Saya langsung menuju belakang rumah yang terbakar, karena saya tau di belakang rumah ini banyak kayu yang sudah kering. Beruntung api bisa di lumpuhkan,” kata dia.

Warga lainnya, Agus menerangkan, warga menemukan rumah yang sedang di tinggal pemiliknya sudah terbakar sekitar pukul 12:00.

“Posisi rumah sedang kosong, karena semua sedang menjalankan tugasnya. Termasuk Istri Diding (Siti) yang juga berprofesi sebagai guru di taman Kanak-kanak,” katanya

Dugaan sementara api tersebut berasal dari hubungan pendek arus listrik. Akibat dari terbakarnya rumah yang diperkirakan berukuran 8×15 itu, kerugian mecapai ratusan juta. Namun tidak ada korban jiwa dalam persitiwa itu. (eri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed