oleh

Jelang Ramadan Polisi Amankan Puluhan Botol Miras

**BIAR KONDUSIF

TANJUNGSARI – Menjelang Ramadan 1438 Hijriah, jajaran kepolisian Polsek Tanjungsari kembali menggelar razia minuman keras (Miras). Hasilnya puluhan botol miras berbagai merek disita dalam kegiatan tersebut.

Razia dilakukan sekira pukul 19.00 pada Jum’at malam di sekitar pasar Tanjungsari. Dari warung milik Anwar (29) telah diamankan dua jerigen tuak totalnya sekitar 25 liter, 20 kantong plastik tuak, dan 10 botol miras jenis anggur kolestrol botol besar.

“Pemilik warung sebagai penjual miras di data serta diminta keterangannya,” ujar Kapolsek Tanjungsari Kompol Kusdi Wibisono kepada Sumeks, kemarin.

Kusdi juga mengimbau seluruh masyarakat, khususnya di wilayah Tanjungsari, untuk menjaga situasi kondusif menjelang bulan suci Ramadan. Operasi ini pun akan tetap dilakukan untuk menyisir titik-titik tempat penjualan miras lainnya.

“Razia dilakukan untuk menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif, menjelang bulan suci Ramadan,” tuturnya.

Terpisah, jajaran Kepolisian Polsek Jatinangor, mengeluarkan surat himbauan agar masyarakat tidak menjual dan menyalakan kembang selama bulan Ramadan karena bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain.

“Bagi yang melanggar ada ancaman hukumanya sesuai dengan Undang-Undang Darurat nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman pidana 12 tahun penjara,” kata Kapolsek Jatinangor, Kompol Cecep Tatang.

Selain itu bagi pedagang warung makan diupayakan untuk tutup. Apabila buka siang hari agar tidak terlihat secara langsung dengan menggunakan tabir atau penutup agar tidak terlihat dari luar.

“Bagi masyarakat yang tidak menjalankan ibadah puasa hendaknya menghormati orang yang sedang menjalankan ibadah puasa,” tuturnya.

Cecep juga menyampaikan agar masyarakat selalu menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat. Hati-hati saat meninggalkan rumah selalu memperhatikan keamanan.

“Dalam menjaga hal yang tidak diharapkan jangan biarkan rumah tidak terkunci saat ditinggalkan dalam keadaan kosong karena aksi kejahatan bisa saja terjadi saat rumah ditinggal pergi pemilik,” pungkasnya. (kos)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed