oleh

Ramadan, Masjid As Sa’ Diah di Kelurahan Situ Diresmikan

**Bisa Dipakai Ibadah Tingkatkan Keimanan

Menjelang Ramadan, banyak persiapan yang dilakukan masyarakat. Mulai mempersiapkan diri menahan lapar haus dan dahaga, juga menyiapkan sarana tempat ibadah. Seperti masyarakat Kelurahan Situ, Kecamatan Sumedang Utara.

ASEP NURDIN, Kota

MASJID As Sa’ Diah yang berlokasi di Jalan Prabu Gajah Agung, atau tepatnya di Kelurahan Situ, Kecamatan Sumedang Utara telah resmi dibuka dan dapat dipergunakan shalat.

Peresmian ditandai dengan gunting pita dan penandatanganan prasasti yang dilakukan oleh Bupati Sumedang, Eka Setiawan bersama Ketua Pembina Yayasan Muliasari Madani, DR. H Ragam Santika Drs, MM.

“Masjid dibangun diatas sebidang tanah seluas 300 meter persegi, yang merupakan wakaf dari Hj Sadiah Heryati. Hal itu dilandasi dengan surat keputusan Bupati Sumedang, Nomor 503/Kep.356/BMPT/2016 tentang Izin Mendirikan Bangunan (IMB),” kata Ketua Pembina Yayasan Muliasari Madani, Dr H Ragam Santika Drs MM kepada Sumeks, Selasa (23/5).

Dikatakan, pembangunan masjid di tengah kaum muslimin, bukan hanya saja sebagai sarana ibadah, namun dapat berfungsi sebagai pusat pembinaan umat atau muamalah.  

“Kondisi Masjid yang suci, tentram dan bersih sebagai tempat ibadah sekaligus dapat dijadikan tempat pengekbangan kegiatan yang dinamis,” tuturnya.

Melalui berbagai program dan kegiatan tang muncul dari Masjid, kata Ragam, diharapkan dapat menyentuh nurani masyarakat.   “Sehingga umat akan lebih terpaut hatinya untuk mendirikan shalat di Masjid, pada awal waktu,” ucapnya.

Ia menambahkan, masjid bukan hanya saja didirikan, diperbaiki dan dipelihara fisiknya saja, yang terpenting, bagaimana caranya memakmurkan.  

“Hanya orang- orang yang beriman dan bertaqwa saja yang mau memakmurkan masjid,” tuturnya.
Sementara itu, Bupati Sumedang, Eka Setiawan dalam sambutannya mengatakan, berdirinya Meajid As Sa’ Diah yang berlikasi di Jalan Prabu Gajah Agung, dinilai sangat tepat. Mengingat jalan tersebut merupakan akses jalur utama menuju Bandung dan Cirebon.  

“Mudah-mudahan Masjid ini dapat dipergunakan oleh para pengguna jalan dan masyarakat sekitar,” katanya.

Terlebih setelah rampungnya pembangunan ruas jalan Tol Cisumdawu, jalur Jalan Prabu Gajah Agung akan menjadi salah satu pusat keramaian di Sumedang.  

“Lokasi Masjid yang representatif, karena di tempat ini juga akan dibangun rest area yang akan menambah nyaman para pengguna jalan,” tuturnya.

Selain itu, Masjid As Sa’Diah juga dapat dipergunakan karyawan Pemda untuk sembahyang shalat Jum ‘ at, mengingat kantor pusat pemerintahan Kabupaten Sumedang yang belum memiliki sarana ibadah yang memadai. (**)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

1 komentar

News Feed