oleh

Barbuk Kejahatan Diamankan

KOTA – Sejumlah barang bukti hasil kejahatan dan barang-barang ilegal diamankan Polres Sumedang dalam razia penyakit masyarakat (Pekat) yang digelar dalam rangka menjaga situasi kondusif di bulam Ramadan.

Alhasil, dalam kurun waktu sepuluh hari, Polres berhasil mengamankan beberapa barang bukti diantaranta VCD bajakan, minuman keras (miras), petasan, dan tindak pidana perjudian yang akhir-akhir ini sedang digencarkan.

“Ini hasil operasi kurang lebih dalam waktu 10 hari terakhir. Kami kali ini mempunyai sasaran target operasi pekat meliputi, prostitusi, perjudian, peredaran minuman keras (miras), VCD bajakan, petasan, premanisme, gepeng serta kejahatan jalanan. Khusus kejahatan jalanan kami intensifkan patrol,” ujar Kapolres Sumedang, AKBP Hari Brata.

Adapun yang berhasil diaungkap dan diamanakan diantaranya 6 orang tersangka judi, 25 orang pengedar miras, 2 orang penjual petasan, dan 7 orang pelaku kejahatan jalanan yang beberapa waktu melibatkan korban dari kalangan anggota TNI.

Keseluruhan pelaku dan barang bukti kemudian diamankan di Mapolres Sumedang untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Beberapa pasal yang menjerat terhadap tersangka perjudian dengan pasal 303, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 4 tahun. Untuk tersangka kejahatan jalanan dengan kasus pengeroyokan dijerat dengan pasal 170, dengan ancaman hukuman penjara paling lama lima tahun enam bulan.

Sedangkan untuk tersangka pengedar miras dijerat dengan Perda Nomor 17 Tahun 2003 dan pelaku VCD bajakan dikenakan Undang-undang Nomor 28 Tahun 2014, tentang Hak Cipta.

“Saya perintahkan serempak diseluruh polsek jajaran di wilayah masing-masing. Tujuannya yakni agar terciptanya situasi kamtibmas yang kondudif. Terlebih saat ini bulan suci Ramadan tentunya untuk memberikan kenyamanan dan kekhusukan bagi masyarakat saat menjalankan ibadah puasa,” ucapnya. (her)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed