oleh

28.000 Blanko e-KTP Sudah Tersedia

**SEMOGA LANCAR

KOTA – Keluhan warga atas tidak tersedianya blanko e KTP terjawab sudah. Pasalnya, saat ini sudah tersedia kurang lebih 28.000 blanko KTP elektronik di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sumedang.

“Totalnya, 36.000 blanko dan sudah terpakai 8.000 an. Sehingga masih memiliki stok 28.000 an blanko. Ini merupakan stok kiriman dari dua bulan yang lalu,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Agus Seksarsyah Rasjidi, saat dikonfirmasi.

Menurut catatan Dinas, kurang lebih sekitar 200 hingga 250 e KTP di cetak dalam satu hari. Dan jika dikalkulasikan rata -rata dinas mencetak kurang lebih 4.000 lemvar KTP dalam tiap bualnnya.

“Selain pemohon baru ada juga yang mengalami perubahan status dari belum kawin menjadi kawin ataupun pindah alamat yang membuat KTP setiap harinya,” lanjutnya.

Namun, meskipun stok blanko KTP melimpah bukan tanpa kendala. Sebab menurut laporan dari petugas pelayanan, banyak ditemukan data yang invalid menjadi kendala bagi DinaS dalam mencetak pembuatan KTP milik masyarakat sehingga pembuatan KTP terkesan sulit dan lambat.

“Ketika data invalid, kami tak bisa berbuat banyak karena memang sistem tak dapat berjalan dan KTP tak bisa dicetak, dan kendala inilah yang saat ini sering terjadi saat seseorang ingin membuat KTP,” terangnya.

Hingga saat ini pihak dinas masih menelusuri dan belum mengetahui secara pasti kenapa data mereka yang telah direkam KTP menjadi invalid. Menurut penjelasan agus, data pembuat KTP yang telah direkam akan masuk kedata pusat, dan setelah itu data pun dapat kembali diakses di daerah untuk dicetak KTP-nya.

Namun demikian kendala datang ketika hendak dicetak ternyata datanya invalid dan pencetakanpun tak bisa dilaku kan.

“Seseorang yang datanya invalid itu, katanya, harus menunggu waktu yang lama hingga berbulan bulan agar KTP nya bisa dicetak, ” tegasnya. (her)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

2 komentar

News Feed