oleh

Balon Bupati Sergap Rampok, Rp 100 Juta Selamat

KOTA – Aksi berani ditunjukkan bakal calon bupati Sumedang Rachmat Gurnita. Ia berhasil menggagalkan aksi pencurian dengan modus gembos ban. Peristiwa tersebut, terjadi pada Kamis (8/6) lalu, sekitar pukul 12.13 di depan gereja yang berada didaerah Cilengkrang, Kecamatan Sumedang Utara.

Dari rekaman closed-circuit television (CCTV), salah satu pertokoan di sekitar lokasi kejadian perkara, Rachmat yang terlihat menyetir sendiri jenis mobil Honda CRV, tiba-tiba saja menepi kendaraannya. Ia pun turun dari mobil seraya menutup pintu mobil, untuk mengecek ban belakan sebelah kiri yang gembos.

Hanya dalam waktu beberapa detik, seorang laki-laki mengenakan kaos lengan panjang warna hitam, membuka pintu depan sebelah kanan sambil membawa tas dari dalam mobil tersebut. Seketika, kawanan pencuri lainnya, mengendari motor jenis bebek langsung menjemput dengan kecepatan tinggi.

Di saat pencuri pertama loncat di atas jok boncengan, seketika pula Rachmat reflek mengejar dua pencuri yang hendak tanjap gas. dengan sedikit melompat, Rachmat berhasil menggapai tas yang dibawa pencuri.

Sempat terjadi tarik menarik tas antara pencuri pembawa tas dengan korban. Bahkan, korban sempat terjatuh ke aspal. Beruntung, kawanan pencuri pengendara motor hilang kendali, sehingga keduanya terjatuh. Tas berisi uang pun terjatuh.

Namun sayang, warga yang hendak membantu menangkap pencuri, kalah cepat. Meski sudah terjatuh, kedua pencuri itu langsung tancap gas. Tapi masih beruntung bagi korban, uang masih bisa terselamatkan.

“Sepulang dari bank, Tiba-tiba saja, ban mobil saya gembos di tengah jalan. Saya turun untuk memeriksa ban yang gembos di sebelah kiri. Tapi, ketika saya memeriksanya, tiba-tiba ada dua orang lelaki yang berboncengan turun dan masuk mengambil tas berisi uang di jok depan ,” ujar Rachmat kepada Sumeks, Jumat (9/6)..

Tak mau kalah, Rachmat pun dengan spontan berlari dan mengejar pelaku perampokan tersebut. Bahkan, sempat ada tarik menarik tas antara Rachmat (Korban) dan si pelaku. ” Ya saya lari untuk mengejar penjahat itu. Alhamdulillah masih bisa terselamatkan walaupun sempat terjatuh,” sebut Rachmat.

Sementara itu, Rachmat juga menyayangkan sikap sebagain warga yang terkesan melakukan pembiaran terhadap pelaku yang sudah terjatuh akibat tarik menarik tas dengan Rachmat.

“Iya saya heran saja, padahal pelaku sudah terjatuh dan disana banyak warga. Tapi pelaku seolah dibiarkan melarikan diri. Coba kalau saya posisinya tidak terjatuh, mungkin saya sudah tangkap pelaku itu,” tuturnya.

Namun demikian, Rachmat bersyukur, tas berisi uang senilai Rp 100 juta miliknya, tidak jadi diambil perampok. Ia pun mengaku, telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib. Sebagai barang bukti, ia mengambil rekaman CCTV sebuah ruko ditempat kejadian yang menimpa dirinya.

“Saya sudah lapor ke polisi. Ini sebuah pelajaran berharga agar kita berhati-hati. Jangan sampai kejadian yang menimpa saya terjadi kepada orang lain,” tuturnya menambahkan. (bay)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed