oleh

Kodim Bantu Penanganan Pertanahan

KOTA – Lambannya penyertifikatan dan penanganan permasalahan tanah aset milik negara yang masih dipakai dan digunakan oleh pihak lain di wilayah Kabupaten Sumedang disikapi serius. Ke depan, Kodim 0610/Sumedang akan membantu Kantor Agraria dan Tata Ruang (ATR) Kabupaten Sumedang untuk mempercepat proses yang selama ini dianggap lamban tersebut.

Dandim 0610/Sumedang Letkol Arm I Made Mertha Yasa mengatakan, saat ini sejumlah tanah aset milik Kementerian Pertanahan di Sumedang masih dipakai dan digunakan oleh intasi lain.
“Baik dalam bentuk bangunan dan fasilitas lainnya guna mendukung kegiatan dan operasional pemerintahan,” ujarnya setelah menandatangani nota kesepahaman antara Kodim 0610/Sumedang dengan Kantor ATR Sumedang, Selasa (4/7).

Dengan adanya nota kesepahaman yang juga ditandatangani oleh Kepala Kantor ATR/BPN Sumedang Yoyon Sonjaya diharapkan dapat mempercepat proses penyertifikatan dan penanganan permasalahan tanah aset milik Kementerian Pertahanan yang ada di wilayah Sumedang tersebut.

“Contohnya, jika sampai saat ini institusi Polri masih beroperasi di lahan atau tanah milik Pertahanan dan Keamanan (Hankam) Nasional karena awalnya TNI/Polri satu naungan (ABRI) ini tentunya sama sekali tidak masalah. Tapi itu tentunya, kedepannya harus diperjelas terkait status kepemilikannya agar tidak terjadi sengketa ataupun simpang siur kepemilikan antara kementrian pertahanan dengan pengguna (Polri),” tukasnya. (bbs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed