oleh

Jaringan Pembuatan KTP Gangguan

SUMEDANG – Para pemohon KTP dihari pertama masuk kerja pasca libur Idul Fitri, terpaksa harus gigit jari. Pasalnya pihak Disdukcapil tak bisa melakukan pencetakan KTP sehubungan dengan tidak adanya jaringan.

Sementara itu memasuki hari kedua, Disdukcapil juga mengalami kendala. Kali ini bukannya jaringan yang tak ada, akan tetapi carbon untuk mencetak KTP nya habis. Menurut Kepala Disdukcapil Sumedang, H Agus Rasjidi kendala kendala seperti ini memang kerap dialami pihak Disdukcapil sehingga mau tak mau pelayanan menjadi sedikit terganggu.

“Bila karbon habis kita masih bisa mencari, namun bila jaringan tak ada, kita tidak bisa apa apa karena sistemnya demikian,” terang Agus Rasjidi ketika dikonfirmasi, Selasa (4/7) kemarin. Diakui Agus dihari pertama dan kedua masuk kerja, memang banyak warga yang hendak membuat KTP, namun karena sistem tak jalan pihaknya pun tak bisa berbuat banyak.

“Ya paling kami hanya bisa memberikan penjelasan walaupun memang sebagian warga ada juga yang tak mengerti, dan itu kami anggap wajar,” terangnya. Dijelaskan Agus selain pemohon KTP, pasca libur Idul Fitri ini pemohon KK dan Akte juga cukup banyak. Namun demikian untuk pelayanan pihaknya membatasi hingga 200 orang.

“Untuk memudahkan pelayanan kami menyediakan sekitar 200 nomor antrian. Jadi ketika nomor antrian habis, maka pendaftaran kita tutup, hal ini dilakukan agar pemohon tterlayani juga disesuaikan dengan kemampuan mesin cetak dimana per hari maksimal 200.

Lebih lanjut dikatakan Agus berdasarkan data terbaru yang ada Disdukcapil warga yang telah direkam KTP sebanyak 851.805 orang dari target awal 838.480 orang. “Artinya ada sebagian warga yang awalnya memang tidak terdata, dan dengan adanya data terbaru kini target wajib KTP bukan lagi 838.480 melainkan 851.805 orang. (her)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed