oleh

Kawasan Nyalindung Masih Dikenal Rawan Kecelakaan

Kecelakaan lalu lintas masih sering terjadi di kawasan Nyalindung, Desa Padanaan, Kecamatan Paseh. Belum lama ini, kecelakaan melibatkan sepeda motor dengan truk teronton. Akibatnya, pengendaran sepeda motor mengalami luka berat dan harus mendapat perawatan intensif.

KECELAKAAN lalu lintas bisa terjadi kepada siapa saja. Bahkan sering juga ada lokasi yang menjadi langganan kecelakaan lalu lintas, karena medan jalan yang curam, berliku serta lainnya. Di Sumedang sendiri, lokasi yang terbilang rawan, terdapat di sejumlah titik. Salah satunya di kawasan Nyalindung, Desa Padanaan, Kecamatan Paseh. Bahkan jalur Bandung-Cirebon ini ada yang menyebutkan sebagai jalur tengkorak.

Belum lama ini, kecelakaan telah terjadi di kawasan tersebut. Kali ini, korbannya nerupakan pengguna sepeda motor. Yakni, Iwan, 34 dan Oje, 33. Keduanya harus mengalami luka berat akibat bersenggolan dan terseret truk tronton pada Selasa (4/7) lalu sekitar pukul 11.30.

Iwan dan Oje, merupakan warga RT 009/RW 04, Dusun Nagrak, Desa Marongge, Kecamatan Tomo. Keduanya harus mendapatkan perawatan di RSUD Sumedang karena luka berat yang dideritanya. Keterangan dari Kapolsek Paseh, AKP Atang Sutisna, adanya kejadian kecelakaan lalu lintas di wilayah hukumnya, melibatkan sepeda motor Honda Vario putih bernomor polisi E 6974 XV, dengan truk tronton merah bernomor polisi D 9166 AD.

“Truk Tronton dikemudikan oleh Yayat Adiyat, 44, warga RT 02 RW 03, Dusun Cikineng, Desa Sukahaji, Kecamatan/Kabupaten Majalengka. Sementara, Iwan mengendarai motor dan membonceng Oje,” ujar Atang saat ditemui di kantornya, Rabu (5/7) kemarin. Dikatakan kapolsek, kejadian berawal saat truk tronton dan motor Honda Vario datang dari arah yang sama, yakni dari Bandung menuju Cirebon. Sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) diduga motor yang hendak menyalip tersenggol truk tronton tersebut.

“Motor menjadi hilang keseimbangan dan terjatuh. Kemudian, motor terseret sejauh kurang lebih tujuh meter,” jelasnya. Akibat kejadian itu, kata Atang, korban mengalami luka berat dan dilarikan ke RSUD Sumedang untuk mendapatkan perawatan medis. Korban Iwan mengalami luka berat, yaitu mengalami patah kaki sebelah kanan. Sementara Oje, mengalami putus jari kakinya sebalah kiri.

“Untuk kerugian material diperkirakan mencapai Rp 2 juta. Terutama kerusakan motor dan tronton bagian depan,” tandasnya. Paska kejadian, anggota Polsek Paseh langsung mendatangi dan melakukan pengecekan TKP. “Kejadian itu dilimpahkan ke Unit Laka Polres Sumedang,” tutupnya. (**)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed