oleh

Baliho Balonbup Tak Masuk PAD

KOTA – Badan Pengelola Pendapatan Daerah mengapresiasi langkah Satpol PP Kabupaten Sumedang dalam menertibkan baliho dan Banner bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati yang saat ini sudah marak di setiap sudut kota Sumedang.

Sebab kebanyakan, alat peraga kampanye tersebut ilegal alias tidak berkontribusi apapun kepada daerah kecuali menjadi sampah visual.

“Kami apreasiasi langkah yang dilakukan Satpol PP dengan menertibkan banyaknya baliho ilegal. Saya harap ini bisa menyadarkan para pemasang baliho untuk memasangnya sesuai peraturan dan prosedur hingga bisa memberikan kontriusi PAD bagi Kabupaten Sumedang,” kata Kepala Bappenda, Ramdan Ruhendi Dedi, saat ditemui usai acara halal-bihalal di Pawenang, Kamis (6/7).

Berdasarkan data Bappenda, setiap satu meter persegi baliho ilegal yang dipasang di jalur kota menimbulkan potensi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pajak reklame sebesar Rp50 ribu. Menurut pematauan, saat ini jika dikalkulasikan, sudah ribuan meter baliho ilegal yang terpasang dan pemasangannyapun tidak berdasarkan aturan dan zonasi.

“Kita hitung saja jika ada seribu meter total baliho ilegal yang dipasang, sudah Rp 50 juta  per bulan, jika dikalikan setahun sudah Rp 600 juta, ” ujar Ramdan. Ramdan mengatakan, masyarakat awam sendiri bisa mengetahui ciri-ciri baliho yang ilegal. Diantaranya yaitu tidak mempunyai cap register di pojok bawah.

Tak hanya itu, baliho ilegal bisa dilihat dari tata cara memasang dan lokasi pemasangannya. Jika yang ilegal, cenderung pemasangannya tidak sesuai aturan seperti dipaku di pohon, dan dipasang melintang di jalan sehingga membahayakan dan merusak lingkungan.

“Kalau yang ilegal, dari cara memasangnya juga sudah kelihatan. seperti dipaku di pohon, kemudian di tempat-tempat yang justru dilarang dipasangi oleh spanduk atau baliho,” jelasnya. (her)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed