oleh

Sektor Pariwisata Harus Ditingkatkan

SUMEDANG – Pembangunan jalan Tol Cisumdawu dinilai akan berdampak buruk bagi pelaku ekonomi di Sumedang. Tak menutup kemungkinan Tahu yang menjadi ikon Sumedang akan punah. Karena pengguna jalan tidak akan lagi memakai jalur yang sekarang ini dilalui. Solusinya, mereka harus pindah berjualan di rest area atau pintu keluar masuk tol.

Dan itu pun jika para pedagang tahu memiliki modal yang cukup untuk sewa tempat di rest area. Menanggapi hal itu, tokoh sekaligus budayawan Sumedang, Achmad Wira Atmadja atau yang akrab disapa Aom berpendapat, untuk memikat warga luar kota agar tetap berkunjung ke Sumedang, maka Pemerintah Kabupaten harus menggenjot sektor pariwisata.

“Kita harus menjadikan Sumedang sebagai kota tujuan,” katanya Kamis (6/7). Jika Sumedang memiliki wahana wisata unggulan, kata Aom, maka akan banyak diburu wisatawan, baik lokal maupun asing. “Kita ini memiliki banyak potensi wisata, Gunung Kunci, Kampung Toga, berbagai macam air terjun, pemandian air panas, Waduk Jatigede, Bukit Batu dua dan masih banyak lagi,” tuturnya.

Semua itu, kata dia, merupakan pekerjaan rumah Pemda untuk menggeliatkan pariwisata, termasuk makanan yang menjadi ciri khas yang dapat dijadikan buah tangan pelancong.

“Kita punya Ubi Cilembu, Mangga Gedong Gincu, Sawo Sukatali, bahkan kerajinan tangan yang sudah menasional seperti kerajinan wayang golek, jimbawe, ukiran dan senapan angin Cipacing,” ucapnya.
Jika semua itu dikelola dengan menggunakan managemen yang baik, maka Sumedang akan lebih maju dari sekarang. “Masalahnya, apakah kita mau atau tidak?” tutupnya. (nur)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed