oleh

Bupati Dukung Buricak Burinong

KOTA – Tak hanya penggiat seni dan multi stakeholder, orang nomor satu di Sumedang pun, Eka Setiawan mendukung terkait wacana pembangunan Kampung Buricak Burinong di Dusun Cisema, Desa Pakualam, yang akan disulap menjadi destinasi wisata kelas dunia.

Pemerintah Kabupaten Sumedang menyambut baik, Pasalnya, jika itu terealisasi, akan menjadi magnet wisata yang dapat menggeliatkan sektor ekonomi.

Bupati Sumedang, Eka Setiawan mengharapkan, wacana tersebut harus segera direalisasikan, mengingat Dusun Cisema, salah satu perkampungan yang sangat berpotensi untuk dikembangkan. Karena memiliki panorama pantai yang berkolaborasi dengan alam pegunungan.

“Kami bangga, karena anak-anak muda Sumedang memiliki pemikiran untuk memajukan Sumedang,” katanya, kemarin (10/7). Dikatakan, jika Kampung Buricak Burinong sudah terwujud, secara otomatis akan menyedot wisatawan untuk berkunjung dan berselfi ria. “Kan berfoto selfie sangat digandrungi orang zaman sekarang,” tuturnya.

Sebelnya diberitakan, Paguyuban Motekar beserta Garuda Institite, Coretan Sumedang, Inimah Sumedang dan lainnya, memiliki gagasan untuk menyulap Dusun Cisema menjadi perkampungan yang kreatif dan inovatif.

“Kami menilai, perkampungan itu memiliki potensi yang sangat besar untuk dijadikan magnet wisata,” kata Pembina Paguyuban Motekar, Herman Suryatman. Pihaknya akan memoles rumah penduduk termasuk fasilitas umum lainnya, dengan sentuhan cat warna-warni. Sehingga akan terlihat unik dan menarik.

“Bahkan mulai dari kantor Desa Pakualam, badan jalan pun akan dicat sedemikian rupa,” tambahnya.
Nantinya hanya dapat dilalui para pejalan kaki, sedangkan untuk parkir kendaraan, akan disiapkan kantong-kantong parkir di sekitar kantor desa tersebut.

“Bukan hanya perkampungan di Dusun Cisema, kita juga akan menyulap Puncak Damar yang bersebelahan dengan dusun tersebut, menjadi warna-warni, atau dalam bahasa sundanya burucak-burinong,” tutur mantan Kadisbudparpora yang sekarang menjadi Kabiro di Kementrian PAN-RB itu.

Ia menyebutkan, rencananya pada bulan agustus mendatang, penggarapan kampung buricak-burinong akan dilakukan. “Momentum 17 agustus akan kita isi dengan mengecat rumah-rumah warga yang akan dilakukan puluhan relawan yang tergabung dalam Sumedang In Move,” tuturnya.

Sedangkan bahan cat, sudah terkumpul sebanyak 500 Kg lebih, yang berasal dari sejumlah warga serta sumbangan para putra daerah yang bertugas di Jakarta, saat mengikuti lelang melalui video call. (nur)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed