oleh

Truk Dilarang Masuk Parakanmuncang

CIMANGGUNG – Kendaraan besar seperti truk dan bus dilarang melintas di Jalan Raya Parakanmuncang. Itu karena jalan tersebut sepanjang 200 meter akan diperbaiki terlebih dahulu dengan cara rabat beton.

Sedangkan rencana pengerjaan rabat beton tersebut akan segera dimulai Minggu ini. Meskipun begitu perbaikan jalan dari lebar sepanjang 5 meter perbaikanya tidak semuanya tetapi setengahnya atau 2,5 meter sehingga masih bisa dilintasi kendaraan.

“Itu pun kendaraan kecil yang bisa melintas. Kalau kendaraan besar secara otomatis tidak akan bisa melintas karena terlalu sempit sebab diameter jalan itu dari 5 meter lebar 2,5 di cor untuk jalan,” kata Kanit Lantas Polsek Cimanggung, IPTU Z. U Mamonto kepada Sumeks, kemarin (12/7).

Meskipun begitu, nantinya kendaraan dari arah Bandung yang akan menuju Sumedang melalui Parakanmucang akan dibelokan ke Jalan Desa Cihanjuang dari Pangsor dan tembus melalui Bujil Cicabe. “Selama pengecoran jalan yang lamanya sekitar 21 hari tentunya arus lalu lintas akan mengalami gangguan. Tetapi pihak kepolisian tetap akan mengantisipasi agar tidak terjadi kemacetan,” tuturnya.

Pihaknya mengimbau kepada para pengendara agar mengikuti aturan pengalihan arus kendaraan selama jalan tersebut belum bisa dilalui. “Tujuanya agar pengerjaan pengecoran jalan tidak terganggu dan arus kendaraan tetap lancar,” terangnya.

Sementara itu Kepala Desa Cihanjuang, Yuyus Yusuf mengaku alternatif jalan selama rabat beton Jalan Parakanmuncang dipastikan dialihkan masuk wilayah desanya. Hanya saja selama pengalihan kendaraan tersebut jalan disekitar desanya akan selalu padat.

“Kami berharap ada antisipasi dari petugas jangan sampai terjadi kemacetan pengaturan arus kendaraan juga harus diperhatikan jangan sampai kendaraan besar juga masuk ke Jalan Cihanjuang,” ucapnya.

Meskipun begitu kejadian beberapa waktu lalu juga sempat terjadi kemacetan parah sehingga beberapa jam kendaraan tidak bisa bergerak. “Itu akibat ada kendaraan besar masuk tetapi jalan yang di lalui di wilayah Cihanjuang sempit sehingga terjadi kemacetan,” pungkasnya. (kos)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed