oleh

Semangat Bhineka Tunggal Ika Jaga NKRI

KOTA – Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-71, Polres Sumedang menggelar tabligh akbar yang dipusatkan di sekitar Bundaran Binokasih, Kamis (14/7) malam. Di antara ribuan jamaah, turut hadir Irwasda Polda Jabar Kombes Rusli Hadiman, Bupati Sumedang Eka Setiawan, Dandim 0610 Letkol Arm I Made Mertha Yasa S.Sos, Sekertaris Daerah Zaenal Alimin, serta tamu undangan terdiri dari unsur TNI/Polri, ormas, klub mobil dan motor, santri, pelajar, mahasiswa dan berbagai elemen masyarakat lainnya.

Dalam sambutannya, Irwasda Polda Jawa Barat Kombes Rusli Hadiman mengatakan, kedatangannya di Sumedang, selain bersilaturahmi dengan unsur Muspida dan masyarakat, juga untuk mengkomunikasikan permasalahan dan kamtibmas yang harus diwujudkan dan diupayakan bersama-sama. “Berbicara masalah keamanan, tentunya tidak terlepas dari peran kita bersama dalam menjaga lingkungan kita, agar tetap aman dan terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif,” katanya.

Rusli bersyukur, wilayah hukum Polda Jabar pada umumnya, Kabupaten Sumedang pada khususnya, cukup aman dan kondusif. “Namun ada hal lain yang harus kita jaga bersama, terkait dengan kerukunan, persatuan dan kesatuan bangsa, mengingat keberagaman dan potensi konflik sosial,” tuturnya.

Atas perbedaan keragaman tersebut,  diperlukan semangat Bhineka Tunggal Ika, dalam menjaga Persatuan dan Kesatuan Negara Republik Indonesia. “Masyarakat, saat ini diresahkan dengan gerakan intoleransi, antipancasila dan radikalisme atau ISIS yang semakin masif dalam melakukan perekrutan anggotanya,” kata Irwasda.

Berkaitan dengan hal tersebut, maka diperlukan kewaspadaan dan antisipasi bersama-sama, antara masyarakat dan TNI/Polri. Sementara itu Kapolres Sumedang AKBP Hari Brata SIK mengungkapkan, tabligh akbar yang diselenggarakan merupakan rangkaian Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-71. Dengan harapan, kedapannya Polri semakin berbenah diri melalui pendekatan keagamaan serta menjalin silaturrahmi yang baik dengan seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Sumedang.

“Kami menaruh harapan besar, terhadap perubahan nyata di personel Polri yang diselaraskan dengan barometer yang dicanangkan Bapak Kapolri,” ujarnya. Pada kesempatan tersebut, Kapolres juga mengapresiasi Babinkamtibmas dan para santri yang ikut andil dalam memeriahkan Hari Bhayangkari ke-71. “Sebelumnya, kami menggelar lomba Tiga Pilar Babinkamtibmas, yang dimenangkan Desa Sukaratu Kecamatan Darmaraja dan dimenangkan oleh Bripka Wahya,” ucapnya.

Selain itu, Lomba Siskamling dimenangkan Desa Cibungur Polsek Rancakalong. Lomba qori dan qoriah antar-Babinkamtibmas, yang dimenangkan Babinkamtibmas Polsek Tanjungkerta. “Aiptu Edi Rohendi SUD, yang membacakan ayat suci Alquran di depan kita semua,” terangnya. Selanjutnya, lomba dakwah antar-Babinkamtibmas dan santriwan-santriwati se-Kabupaten Sumedang, serta lomba azan antar-Babinkamtibmas.

“Berbagai perlombaan tersebut, sengaja kami gelar untuk memotivasi personel kepolisian. Terlebih, Babinkamtibmas sebagai salah satu ujung tombak keberhasilan Polri, dalam membangun karakter masyarakat,” tuturnya. Pada acara tabligh akbar inipula, diisi acara testimoni oleh Natsir Abas, mantan Jemaah Islamiyah (JI), Arief Fauzi, mantan perakit bom Bali serta Muhammad Nazid, orang yang pernah hidup di Suriah.

Sebagai puncak acara, tiga tokoh ulama, Habib Umar Ashagaf, Habib Hamzah Al Baqih dan Habib Hamid Hamid bin Jafar Qodrie, memberikan tausiyah terkait pentingnya kerukunan hidup untuk menjaga keutuhan NKRI. Acara pun ditutup dengan dzikir kebangsaan dan doa bersama yang dipimpin KHM Muhyiddin Abdul Qodir Al Manafi MA. (nur/adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed