oleh

Mengenal Lebih Dekat Tugas Unit SPKT Polres Sumedang

Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Sumedang, terus bersinergi dengan berbagai kesatuan. Hal itu dilakukan, guna memaksimalkan kinerja anggotanya. Terlebih menjadi polisi berkewajiban menjadi pelindung dan pengayom masyarakat. Seperti diungkapkan Kepala SPKT Polres Sumedang Iptu Dedi Juhana. Berikut liputannya.

SEBAGAI polisi berkewajiban untuk menjadi pelindung dan pengayom masyarakat. Tugasnya pun 1 X 24 jam. Dan selama jarum jam berputar, keperluan dan peristiwa senantiasa bergulir di tengah masyarakat luas.
Salahsatu unit kepolisian terdapat SPKT. Unit ini merupakan pintu gerbangnya segala bentuk laporan masyarakat. Atau masyarakat yang membutuhkan pelayanan SIM, BPKB, SKCK, laporan kehilangan, izin keramaian dan lain-lain, ada dibawah kendali SPKT.

“Untuk situasi kamtibmas di seluruh Kabupaten Sumedang, kita terima dari seluruh jajaran polsek selama 1 X 24 jam,” kata Kepala SPKT Polres Sumedang Iptu Dedi Juhana saat ditemui Sumeks di ruang kerjanya, kemarin (17/7). Untuk menjalankan tugas-tugasnya, SPKT bersinergi dengan berbagai kesatuan. Baik itu dari kesatuan reserse kriminal, intel, lalulintas, narkoba dan lainnya. “Saat melaksanakan piket, kami selalu bersama-sama dengan rekan dari berbagai kesatuan,” ujar Dedi yang pernah menjabat sebagai Kapolsek Pamulihan.

Menurutnya, manakala ada insiden, kapanpun dan dimanapun, mereka bersama-sama meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Tentunya, untuk menjalankan tugas dan fungsi masing-masing. “Setiap ada peristiwa, kami berangkat bersama- sama mengecek TKP,” ucapnya. Setiap pagi hari, pihaknya memiliki tugas untuk membuat laporan kepada wakapolres, untuk selanjutnya diteruskan kepada kapolres.

“Meskipun SPKT bertanggungjawab kepada kapolres, namun kami berada di bawah kendali wakapolres serta berkoordinasi dengan kabag ops,” tambahnya. Disebutkan, selama menjalankan tugas dan fungsinya sebagai SPKT, Dedi mengaku tidak mendapatkan kendala yang berarti. Namun karena keadaan tempat yang belum maksimal, menyebabkan mereka (anggota yang piket dari kesatuan lain), tidak dapat berkumpul dalam satu ruangan. “Piket intel, piket serse dan lainnya berada di ruangan masing-masing, padahal kan piket kita terpadu. Seluruh anggota yang melaksanakan piket dari berbagai kesatuan, seharusnya berada dalam satu ruangan,” ujarnya.

Kendati demikian, hal itu tidak menjadi masalah. Karena selama menjalankan tugasnya-tugasnya, SPKT dengan kesatuan lain tetap satu irama. Setiap personil SPKT, memiliki tugas masing-masing. Ada yang menjadi opertor pesawat, penjaga buku tamu, penerima laporan kehilangan dan laporan polisi. Sedangkan dalam menjalankan tugasnya, SPKT memberikan pelayanan kepolisian secara terpadu, terhadap laporan atau pengaduan masyarakat, dengan memberikan bantuan dan pertolongan serta memberikan pelayanan informasi.

Adapun pelaporan atau pengaduan dari masyarakat yang diterima, pihaknya akan mengarahkannya kepada kesatuan reskrim, intel, narkoba, lantas atau binmas. “Sesuai dengan delik pengaduan,” ucapnya. Dia berharap, masyarakat agar jangan sungkan untuk melaporkan setiap kejadian. “Karena kami pengayom dan pelindung masyarakat,” tukasnya mengakhiri perbincangan. (**)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed