oleh

PPDB Tahun Ajaran Baru Lancar

KOTA – Untuk mewujudkan pelaksanaan pendidikan yang bermutu dan berkualitas secara merata, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia menerapkan sistem zonasi yang diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2017 tentang PPDB pada Taman Kanak Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan atau bentuk lain yang sederajat. Sehingga dengan terbitnya peraturan dimaksud, maka diharapkan akan terciptanya pendidikan yang adil bagi sekolah.

Terkait zonasi sekolah, diakui Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Sonson M Nurikhsan bersama Ketua PGRI Sumedang, H Deddy Suhayat saat mendampingi Bupati Sumedang H Eka Setiawan meninjau pelaksanaan hari pertama masuk sekolah yang diawali dengan melakukan kunjungan ke TK Negeri Pembina, SMPN 2 Sumedang, SDN 1 Karapyak dan berakhir di SMAN 1 Cimalaka.

Diungkapkan Sonson, sistem zonasi belum bisa diterapkan di Kabupaten Sumedang. Dirinya beralasan, implementasi dari sistem zonasi saat ini masih dalam proses pengkajian sebelum resmi diterapkan di lingkungan Pemkab Sumedang. “Untuk zonasi sekolah, kita tidak hanya menghitung jarak antara rumah dengan sekolah terdekat, namun pekerjaan dari orangtua calon siswa yang bersangkutan juga akan menjadi bahan pertimbangan bagi kami untuk penerapan zonasi sekolah,” ungkapnya, kemarin (17/7).

Berkaitan dengan pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang berada di lingkungan Pemkab Sumedang, Sonson mengaku bahwa pelaksanaan PPDB di wilayahnya cenderung sukses. Hal itu dibuktikan dengan kelulusan siswa yang mencapai 100 persen di semua jenjang, dari mulai SD, SMP dan SMA/SMK.

“Alhamdulillah PPDB yang dilaksanakan di Sumedang bisa dibilang sukses, dan hal itu ditunjukkan dengan lulusnya para calon peserta didik sesuai dengan jenjang pendidikan yang ada di Sumedang,” imbuhnya.
Terkait kunjungan yang dilakukan Bupati Eka beserta jajaran untuk meninjau pelaksanaan hari pertama masuk sekolah, dimanfaatkan bupati untuk bercengkerama dan bersilaturahmi bersama para guru, siswa dan orangtua yang kebetulan sedang mengantar anaknya masuk di hari pertama sekolahnya.

Bupati di hadapan para siswa yang sedang melaksanakan orientasi sekolah berharap agar para siswa menjadi murid yang cerdas, taat terhadap perintah orangtua dan guru. Di akhir kesempatan, Bupati Eka pun mengingatkan kepada seluruh warga lingkungan sekolah termasuk para guru dan siswa di dalamnya, agar senantiasa berhati-hati akan penyusupan kegiatan-kegiatan negatif baik dari luar maupun dari dalam sekolah itu sendiri.

“Lingkungan sekolah saat ini banyak disusupi oleh hal-hal negatif seperti halnya saja menjadi media penyebaran Narkoba dan hal negatif lainnya, sehingga dituntut kewaspadaan baik dari para Guru selaku pembimbing maupun dari muridnya itu sendiri, sehingga kita semua terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan,”tukasnya. (her)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed