oleh

Aktivitas Galian di Cimanggung Minta Distop

CIMANGGUNG – Kondisi jalan Parakanmuncang yang saat ini mendapat perbaikan di beberapa ruas dengan menggunakan dana APBD Provinsi Jawa Barat, sebaiknya terus mendapat perhatian berbagai pihak. Sebab, untuk perbaikan jalan itu dananya tak sedikit yang dikeluarkan pemerintah. “Jalan Parakanmuncang sering mengalami kerusakan lebih disebabkan karena tidak kuat menahan beban kendaraan berat yang lalulalang membawa hasil pengerukan tanah galian,” kata salahseorang tokoh masyarakat Cimanggung Ijang Saripudin kepada Sumeks, kemarin (21/7).

Bahkan dengan nada bicara yang agak tinggi, dia meminta penghentian seluruh aktivitas pengangkutan tanah. Untuk itu, pemerintah maupun wakil rakyat diharap segera merespon. “Ini jalan alternatif yang tidak kuat menahan beban kendaraan besar, bukan jalan untuk kendaraan dengan tonase besar. Hentikan semua aktivitas kendaraan besar perusakan jalan, apalagi sekarang sedang dalam perbaikan,” tegasnya.

Perbaikan jalan sebaik apapun, tidak akan pernah berhasil jika masyarakat sekitar tidak mau menjaga dan merawat jalan. Karena menurut dia, pada akhirnya masyarakat sendirilah yang akan dirugikan dari adanya aktivitas penambangan yang merusak lingkungan itu.

“Kalau terus menerus begini, gimana jalan mau bagus? Pemerintah bangun jalan bagus tapi dirusak oleh aktivitas pengurukan tanah sehingga jalan rusak, lingkungan rusak, akhirnya masyarakat juga yang rugi,” ujarnya Selain itu, tanah merah pun menjadi bagian aktivitas bisnis yang merusak lingkungan alam itu. “Ini tanah merah di atas ada rumah warga, kalau longsor bagaimana?” pungkasnya. (kos)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed