oleh

Banyak Sawah Beralih Fungsi

SUMEDANG – Anggota Komisi IV DPR RI Oo Sutisna mengatakan, Kabupaten Sumedang selain terkenal dengan julukan Kota Tahu, juga memiliki lumbung padi. Namun seiring perkembangan zaman, lumbung padi itu kini tinggal nama. Entah itu karena sudah banyak lahan sawah yang beralih fungsi, atau karena tergenang air Bendungan Jatigede. “Yang jelas, Sumedang itu punya lumbung beras. Apakah sekarang masih ada lumbung beras di Sumedang?” katanya kepada sejumlah wartawan, Selasa (25/7).

Pihaknya, telah mendorong pemerintah pusat untuk mencetak lahan sawah di Sumedang. Hal itu tentunya untuk pengganti sawah yang telah hilang dimakan zaman. “Kami telah mengupayakan lahan sawah baru seluas 500 hektare dari sebelumnya 2000 hektare yang diusulkan dinas terkait. Dengan begitu Sumedang akan kembali menjadi lumbung padi Jawa Barat bahkan nasional. Untuk mencapai kearah itu, kami berkoordinasi dengan sejumlah danramil untuk sama-sama memantau. Apakah lahan sawah yang baru dicetak itu benar-benar jadi sawah, atau pura-pura jadi sawah,” tuturnya.

Dengan lahan sawah yang baru dicetak, lanjut Oo, diharapkan kebutuhan beras Kabupaten Sumedang dapat tercukupi dan tidak ketergantungan kepada daerah lain. “Bahkan kalau bisa, Sumedang harus mampu menyuplai beras ke daerah lain,” ucapnya. Selain itu terkait tingginya harga beras di pasaran, apakah berdampak terhadap meningkatnya kesejahteraan para petani?.

“Jangan sampai terjadi harga di pasaran mahal sementara harga beli dari petani tetap murah.
Dan pemerintah turun tangan dengan mengeluarkan beras bersubsidi. Saya yakin, beras subsidi adalah berasnya bulog,” tuturnya. Untuk menjawab permasalahan tingginya harga beras di masyarakat, kata Oo, keberadaan gabungan kelompok tani (Gapoktan) harus difungsikan. “Dipetik oleh petani, diolah oleh petani dan dijual oleh gabungan kelompoknya,” pungkasnya. (nur)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed