oleh

Widodo-Euis Mulai Pendekatan

KOTA – Kompol (Purn) Setya Widodo membidik Euis MS sebagai salah satu bakal calon wakil bupati pada Pilkada 2018. Keseriusan Widodo, ditunjukkan dengan mendatangi kediaman Euis di Tegalsari, Kelurahan Talun, Kecamatan Sumedang Utara. Bak gayung bersambut, karakter pensiunan polisi tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi Euis MS. “Saya salut dan bangga kepada beliau. Pak Widodo ini adalah aset Sumedang yang sangat berharga.

Walaupun dia tidak lahir di Sumedang, tapi beliau berkiprah di Sumedang itu sudah hampir 34 tahun. Itu berarti, semasa hidupnya mengabdi di Sumedang. Apalagi, beliau berani mengorbankan masa jabatannya yang masih sekitar 4 tahun lagi dan itu juga untuk Sumedang,” kata Euis kepada sejumlah wartawan, Rabu (27/7) lalu.

Euis menilai, dari pembicaraan panjang hingga larut malam tersebut, tampak keseriusan dan ketulusan Widodo yang ingin membangun Kabupaten Sumedang. Bahkan di matanya, Widodo merupakan sosok yang cukup nekat dengan tetap komitmen di jalur perseorangan. “Saya melihat, untuk Sumedang beliau ingin melakukan reformasi birokrasi dan perubahan-perubahan.

Terlebih, beliau tidak takut maju di jalur independen untuk pilkada ini. Beliau sudah siap, bagaimana nanti kalau beliau menang, akan berhadapan dengan legislatif. Beliau sudah memiliki strategi tersendiri untuk membina hubungan yang baik dengan legislatif. Makanya, untuk saya sangat asyik sekali berdiskusi dengan beliau,” beber Euis.

Ketika ditanyakan akan adanya kesepakatan untuk bersama maju di Pilkada nanti, Euis masih menunggu keputusan partai. Karena jika direkomendasikan oleh DPP, sudah menjadi harga mutlak jika partai yang akan menentukan pasangan untuk Euis MS. “Tentu saja ini menjadi cemistery untuk saya. Hanya saja saya tidak bisa langsung memutuskan. Ibarat kata, kalau saya dipinang, naksir sudah. Tapi kan saya punya ibu bapak disini, yaitu saya punya partai,” jawabnya.

Sementara itu, pujian juga dilontarkan Widodo terhadap Euis MS. Dia menilai, kemampuan Euis di bidang kebudayaan akan mampu mengangkat Sumedang menjadi Kabupaten yang dikenal sebagai puseur budaya Sunda.
“Ya saya kenal dengan beliau itu sudah lama, bahkan saya kenal baik dengan almarhumah ibundanya waktu saya dinas di polsek Sumedang Utara. Beliau ini, yang saya kenal, aktif dalam organisasi terkait kebudayaan Sumedang,” tuturnya.

Namun dengan siapapun Widodo akan berpasangan nantinya, dia berharap memiliki kesamaan visi misi yang bertumpu kepada kesejahteraan masyarakat Sumedang, serta memahami kultur yang ada di Kabupaten Sumedang.
“Kami tadi panjang lebar berbicara masalah Sumedang. Bagai mana melakukan perubahan di Sumedang agar lebih baik. Kabupaten Sumedang ini kaya akan potensi wisata dan kental dengan kebudayaannya. Jika potensi wisata bisa dikolaborasikan dengan kebudayaan di Sumedang, maka Kabupaten Sumedang sangat mungkin untuk jadi daerah tujuan wisata. Ya mudah-mudahan saja ada titik temu, bersama-sama satu persepsi, satu visi misi. Tapi itu memang perlu proses dan mekanisme,” terangnya. (bay)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed