oleh

Selang Regulator Bocor saat Masak

SITURAJA – Rumah semi permanen milik Kokom Komasih di RT 02 RW 03 Dusun Cigodeg Desa Mekarmulya Kecamatan Situraja, dilalap api. Bahkan selain meludeskan rumah Kokom yang berukuran 6×7 meter, kobaran si jago merah pada Kamis (27/7) pukul 21.00 itu, hampir merembet ke rumah tetangga korban.

Keterangan yang dihimpun Sumeks dari Polsek Situraja, api tersebut berasal dari kompor gas. Diduga, saat korban tengah memasak terjadi kebocoran pada selang regulator. Karena panik, pemilik rumah tak sempat mencopot selang hingga api menjalar seisi dapur dan rumah.

Keterangan dari warga desa tetangga Kosim, kebakaran itu nyaris memporak porandakan dua rumah yang ada di Dusun Cigodeg. Kobaran api itu berasal dari kompor gas yang bocor. Api terus menjalar membakar dinding yang terbuat dari bambu (bilik) dan tak sempat dipadamkan oleh warga. Api semakin membesar sehingga nyaris membakar juga bagian belakang rumah tetangga korban, Uman, 40.

“Iya benar di Situraja telah terjadi kebakaran yang menghanguskan satu rumah. Faktornya karena kelelayan korban,” katanya saat dihubungi melalui ponselnya. Kosim menerangkan, tak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Hanya saja, korban mengalami kerugian puluhan juta rupiah.

Tempat Penyembelihan Ayam Hangu. Di Dusun Cipaok Desa Tarunajaya Kecamatan Darmaraja, juga terjadi kebakaran tempat penyembelihan ayam pedaging. Menurut keterangan Kepala Desa Tarunajaya Eman, kebakaran tersebut diduga berasal dari tungku tempat merebus ayam, Jumat (28/7).

“Kejadiannya sekitar pukul 12.30, sehabis salat Jumat,” kata kades. Eman pun mengimbau, memasuki musim kemarau ini masyarakat ditekankan untuk mewaspadai terjadinya kebakaran mulai dari hal kecil. Seperti membuang puntung rokok sembarangan dan teledor dalam menggunakan kompor. “Masyarakat diharapkan lebih waspada, kalaupun ada intalasi listrik yang sudah kurang layak, warga harus segera menggantinya dengan yang lebih layak,” tukasnya. (eri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed