oleh

PPP Godok Pendamping Dony

KOTA – Kans Dony Ahmad Munir maju di pilkada semakin besar. Itu, setelah adanya komunikasi dengan sejumlah partai politik dalam membangun koalisi. Sebab, untuk mencalonkan bupati, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sebagai pengusung, harus menambah lima kursi di DPRD.

“Insya Allah sudah ada pembicaraan yang cukup mendalam tentang koalisi bersama PAN dan PKB. Dan itu, mengarah ke koalisi sudah cukup besar. Tapi masih belum secara tertulis,” sebut Doni. Seperti diketahui, saat ini Partai Amanat Nasional (PAN) memiliki tiga kursi dan Partai Kebangkitan Bansa (PKB) dua kursi di DPRD.

Terkiat pendamping Dony, jika melihat arah koalisi kemungkinan besar akan bersanding dengan kader PAN, Dudi Supardi. Namun demikian, Dony mengatakan, masih ada dua nama yang digodok, yakni Moh Agung Anugrah, salah satu bakal calon dari Gerindra dan Erwan Setiawan salah satu bakal calon dari Partai Demokrat.
“Memang saat ini ada Pak Dudi, Kang Agung dan Kang Erwan. Bahkan, masih ada yang lain juga. Itu alternatif yang saat ini sedang dikaji oleh partai. Bahkan, para pengurus partai saat ini sedang mematangkannya,” kata Dony kepada Sumeks, Selasa (1/8).

Sebelumnya, Dony sempat dikabarkan akan bersanding dengan Dudi Supardi. Hal tersebut, dikatakan Ketua DPD PAN Kabupaten Sumedang Ajat Sudrajat. Sebab, menurut Ajat, PAN cukup mengalami kesulitan untuk menawarkan kader terbaiknya, Dudi Supardi agar bisa disandingkan dengan kandidat dari partai lain, seperti Gerindra maupun PKS.

“Itu akan sulit untuk PAN dalam menyodorkan Pak Dudi ke Gerindra atau PKS, karena kursinya memang lebih besar. Jadi, yang memungkinkan bagi kami saat ini, adalah dengan membuat poros baru melalui PKB dan PPP. Bupatinya dari PPP dan wakilnya PAN,” kata Ajat. Ajat juga mengutarakan, ketiga partai ini terus melakukan komunikasi secara intens. Dengan jadinya koalisi ketiga partai tersebut, secara peraturan telah mencukupi untuk mengusung calon bupati atau wakil bupati.

“PKB itu 2 kursi, PAN ada 3 kursi dan PPP ada 5 kursi di DPRD, itu sudah cukup untuk mengusung. Selain itu, komunikasi dengan Pak Dony sendiri, kita sudah intens. Saya dengan ketua umum PPP juga sudah ketemu. Bahkan sebaliknya, Pak Dony juga sudah ketemu dengan ketua umum PAN, Pak Zulkifli Hasan,” jelasnya.
Ajat mengemukakan, sampai saat ini PAN terus berupaya untuk memasangkan Dony dan Dudi. “Ya kita sampai saat ini sering berkomunikasi dengan Pak Doni. Kami akan terus berupaya menyatukan antara Dony dengan Dudi,” tandasnya. (bay)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed