oleh

PPNS Dilibatkan Tindak Wajib Pajak

SUMEDANG – Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Sumedang akan melibatkan Penyidik Pegawai Begeri Sipil (PPNS) dalam menindak para wajib pajak yang membandel. Hal tersebut dilakukan, karena sebelumnya Bappeda tidak mempunyai PPNS, dan dalam penindakannya hanya memberikan surat teguran tanpa adanya penindakan lainya yang menjurus ke penyidikan.

“Saat ini sudah ada yang PPNS-nya, jadi kami akan libatkan untuk menindak para wajib pajak yang membandel agar ada efek sanksi dan jera terhadap WP dan kecurangan di bidang pajak dan pendapatan,” ujar Kepala Bappenda Ramdan Ruhendi D saat dikonfirmasi, kemarin (8/2).

Selain itu, ada opsi lain untuk membantu menindak para wajib pajak yang nakal. Diantaranya menyekolahkan pegawainya untuk menjadi tenaga ahli pajak. Selama ini, BPPD belum memiliki tenaga ahli perpajakan yang mempunyai sertfikat dalam hal bidang analisis dan perhitungan pajak dan pendapatan daerah.

“Dalam waktu dekat, akan ada beberapa pegawai yang akan disekolahkan untuk menjadi tenaga ahli khusus untuk membidangi pajak dan pendapatan daerah. Sebetulnya sudah ada beberapa yang mengusasi, namun belum bersertifikat,” ujarnya.

Asep mengungkapkan, Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi salah satu faktor penentu dalam keberhasilan untuk pemerintah kabupaten meningkatkan pendapatan daerah dari sektor pajak dan retribusi.

Dia menjelaskan, sebetulnya upaya untuk melakukan analisis kebocoran dan potensi pajak bisa saja dilakukan opsi lain. Yakni dengan bekerjasama dengan pihak ketiga. Namun opsi tersebut, biayanya lebih mahal ketimbang menyekolahkan dan meningkatkan kapasitas kemampuan pegawai yang sudah ada.

“Bisa saja kita kerjasama dengan pihak ketiga, namun biayanya juga cukup besar jika dibandingkan dengan biaya menyekolahkan atau peningkatan SDM pegawai yang sudah ada. Dan ini merupakan investasi pemerintah jangka panjang,” ujarnya.

Sebagai informasi, Asep juga menyampaikan bahwa realisasi pendapatan hingga triwulan kedua tahun ini hasilnya cukup bagus dan ada peningkatan dari tahun sebelumnya. (her)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed