oleh

Tingkatkan PAD, PDAM Harus Rampingkan Pegawai

KOTA – Komisi A DPRD Kabupaten Sumedang menyoroti kelebihan Sumber Daya Manusia (SDM) di kantor Perusahaan Daerah Air Mineral (PDAM) Kabupaten Sumedang. Dampak yang terjadi, adalah kurangnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang terserap dari PDAM.

“Komisi A sempat menanyakan itu waktu rapat kerja. Kita pertanyakan apa yang menjadi permasalahan mendasar sehingga PDAM tidak bisa memberikan PAD yang maksimal,” ujar Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Sumedang Zulkifli M Ridwan kepada Sumeks, Kamis (3/8).

Setelah diketahui akar permasalahannya, maka Komisi A menyarankan untuk segera diadakan perampingan atau pembatasan karyawan. “Kami meminta untuk mengurangi jumlah karyawan. Iya adanya overload di PDAM. Harusnya diperhitungkan dengan beban kerja dan jumlah pegawai yang ada,” jelasnya.

Namun demikian, Zulkifli mengaku apresiasi PDAM. Pasalnya, setelah muncul hasil dari BPKP, PDAM tampak serius ingin membenahi permasalahan yang terjadi. PDAM saat ini berani untuk tidak menerima pegawai baru dengan dibuktikan melalui surat edaran yang diketahui oleh Komisi A.

“Saya apresiasi juga dengan adanya informasi bahwa PDAM memberikan surat edaran yang berisikan tidak akan menerima pegawai baru. Ini imbasnya juga positif kepada masyarakat. Dengan adanya surat itu, akan memberikan informasi yang sangat positif. Karena tidak sedikit oknum yang mengatasnamakan PDAM menyebut bisa memasukan kerja di sana,” tutur Zulkifli. (bay)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed