oleh

Romzy Jadi Tanggung Jawab Bersama

KOTA – Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Sumedang Elly Walimah mengapresiasi Baznas dan seluruh pihak yang membantu Romzy, bocah pemulung. “Untuk komisi C yang membidangi Kesra, dengan anak tersebut bisa menerima santunan, saya sangat apresiasi. Karena itu memang merupakan kewajiban daerah,” katanya kepada Sumeks, Kamis (3/8).

Ely juga menilai, kasus yang terjadi pada Romzy harus segera ditanggapi semua pihak. Terlebih saat ini Romzy juga tinggal di rumah kakek dan neneknya yang menempati rumah tidak layak huni di area pemakaman umum Kristen. “Ini menjadi PR di komisi C, dan akan segera dibahas. Kami akan melibatkan beberapa lembaga terkait untuk penanganan anak tersebut,” ujarnya.

Oleh karena itu, Ely berharap untuk menangani permasalahan Romzy, harus secara bergotong royong antara pihak pemerintah dan pihak luar. “Saya berharap, selain pemerintah ada juga keterlibatan dari lembaga swasta untuk turut membantu dalam bidang pendidikan dan kesejahteraannya,” sebut Ely.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Zaenal Alimien menyebut, Romzy menjadi sebuah fenomena yang harus menjadi perhatian bersama. Baik itu pemerintah, Baznas, lembaga sosial dan elemen-elemen lainnya.

“Dalam hal ini, berarti tingkat kepedulian kita terhadap masyarakat yang tidak mampu diberbagai posisi itu harus di inventarisir. Sehingga dengan jelas kita bisa mendata berapa orang, dimana dan siapa, serta apa yang harus kita lakukan. Karena saya yakin dengan kondisi yang ada, itu dibarengi permasalahan yang berbeda-beda. Jadi penanganannya juga harus proporsional,” tuturnya. (bay)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed