oleh

Jembatan Pasifik Akan Dibuat Taman Layang

KOTA – Setelah membangun dan mempercantik Jembatan Rancapurut, kini Pemerintah Kabupaten Sumedang akan mempercantik Jembatan Pasifik. Menurut Informasi dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sumedang, jembatan yang dibangun sekitar tahun 60-an itu, di setiap pinggirnya akan dibuat taman gantung yang berbentuk setengah lingkaran di kedua sisi dengan penyangga lengkung di atasnya.

“Fungsi jembatannya tetap, tidak akan terganggu, panjangnya dan lebar lintasan kendaraanya tetap sama. Hanya saja kami tambahkan ruang publik atau bisa disebut taman gantung di kedua sisinya. Taman tersebut dapat dipakai untuk tempat nongkrong seperti taman yang ada di Bunderan Binokasih. Untuk pengerjaanya saat ini akan dimulai, karena menggunakan anggaran APBD 2017,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sumedang Sujatmoko saat ditemui di kantornya, kemarin (8/8).

Dengan anggaran senilai Rp 2,7 miliar, jembatan yang berada di atas Sungai Cipeles itu, akan dipercantik hampir menyerupai dengan Jembatan Rancapurut jika dari segi kontruksi. Hanya saja yang membedakannya dari adanya taman yang ada di bagian sisinya. Kemudian untuk jalur pedestrian akan ada sedikit perubahan dengan adanya trotoar dan ornament hiasan seperti bola beton di penggirnya.

“Untuk jalur pedestrian sama sekali tidak terganggu, tapi akan ada sedikit sentuhan hiasan seperti bola beton di pembatasnya dengan jalur kendaraan agar pejalan kaki tetap merasa aman dan nyaman,” lanjut Sujatmoko.

Dia menjelaskan, untuk desain taman akan dibuat senyaman mungkin untuk aktivitas masyarakat seperti nongkrong dan tempat selfie yang saat ini sedang menjadi trend di masyarakat. Untuk lantainya, akan menggunakan material dan corak yang lebih minimalis supaya serasi dengan jalur pejalan kaki. Tidak hanya itu, di malam hari pun akan terlihat lebih indah dengan adanya lampu hias warna-warni.

“Tempat duduk dan lantai di tamannya nanti akan dibuat semenarik mungkin, jadi tidak antimainstream kalau kata anak jaman sekarang. Dan di malam haripun akan terlihat lebih indah, sebab akan dipasang lampu hias,” jelasnya.

Rencana ini disambut baik Arif Rahman salah seorang warga Panyingkiran. Dirinya memang menginginkan lebih banyak Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan tempat berinterkasi atau sekedar nongkrongnya masyarakat di waktu luang. Sebab saat ini, RTH yang dianggap nyaman hanyalah Alun-alun Sumedang, sementara yang lainnya tidak terurus dan kumuh.

“Kalau saya sebagai masyarakat, menyambut baik lah. Kalau bisa ruang terbuka hijau ditambah untuk ruang publik masyarakat juga. Karena selama ini kalau bicara taman, ya alun-alun dan taman endog. Dan sementara yang bagus dan nyaman saat ini itu ya hanya alun-alun dan taman endog kumuh,” jelas Arif. (her)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed