oleh

12 Warna Hiasi Kampung Buricak Burinong

SUMEDANG – Tim SUMEDANGinMOVE!, kembali mengadakan pertemuan dan survey lapangan demi melengkapi hal-hal teknis yang diperlukan untuk eksekusi pengecatan tahap ke satu Kampung Buricak Burinong pada Minggu (27/8) mendatang. Pada pertemuan sebelumnya, Minggu (13/8), lebih berfokus pada penyiapan dan pembinaan warga. Baik ibu-ibu, bapak-bapak dan remaja. Karena kembali mengingat konsep awal bahwa kegiatan ini merupakan Community Development yang dimana aktor utama yang perlu terlibat dan besar perannya adalah warga setempat.

“Hal yang perlu diperhatikan dalam suatu agenda pemberdayaan dan pengembangan masyarakat adalah bagaimana agar setiap visi, keresahan, masalah, keinginan berkembang dan merubah diri dapat bersama-sama dirasakan oleh warga setempat dan fasilitator. Dalam hal ini adalah Tim SUMEDANGinMOVE!,” ujar Pimpinan Proyek Kampung Buricak Burinong Ricky Alamsyah. “Membangun masyarakat merupakan proses yang amat panjang. Diperlukan kehati-hatian dalam setiap tahap dalam pengembangan masyarakat. Jika tidak, maka akan muncul berbagai konflik sosial yang baru,” tambahnya.

Aktivitas saat ini lebih berfokus pada penyiapan hal-hal teknis untuk hari H pengecatan tahap ke satu. Dilakukan perhitungan terkait kebutuhan realistis cat beserta peralatan yang diperlukan, sumber daya manusia yang dibutuhkan, serta teknis pengecatan agar terkendali dan menyesuaikan dengan standar desain yang telah dipersiapkan. Sementara itu Wakil Pimpinan Proyek Kampung Buricak Burinong Archy Reynaldi menyampaikan, pihaknya akan melakukan pengecekan ulang kembali terkait bangunan-bangunan yang akan dicat.

“Setiap rumah diberikan kode nomor sebagai tanda, kemudian dilakukan pemetaan pada peta yang telah kami siapkan. Hal ini perlu dilakukan dengan teliti, karena jika keliru dalam penomoran, maka jumlah bangunan juga akan keliru serta berpotensi terjadi kekeliruan pada pengecatan,” tuturnya. Banyak pihak baru yang mulai tergerak untuk berpartisipasi dalam agenda pewujudan Kampung Buricak Burinong ini. Sampai saat ini, dapat dikatakan telah terkumpul dua ton cat dan berbagai bantuan materi serta non materi lainnya dari berbagai elemen, khususnya masyarakat Kabupaten Sumedang.

“Dari pendekatan perhitungan yang telah dilakukan, untuk 148 bangunan yang akan dicat, diperlukan cat sebanyak lima ton. Terkait teknis pengecatan secara umum, wilayah pengecatan akan dibagi menjadi tiga kelompok utama, dengan masing-masing kelompok terdapat penanggung jawab teknis, penanggung jawab waktu, serta penanggung jawab setiap bangunan,” ujarnya. Dalam pertemuan itu juga, telah disepakati terkait jenis atau kode warna yang akan digunakan. Terdapat 12 warna yang akan menghiasi Kampung Buricak Burinong ini. Dengan menggunakan metode gradasi warna, ini menjadi ciri khas tersendiri yang dimiliki Kampung Buricak Burinong kedepannya.

Di tempat sama, Adit selaku Ketua Bidang Desain Kampung Buricak Burinong memaparkan bahwa Kampung Buricak Burinong akan menjadi wisata selfie yang sangat menarik pada nantinya. “Para pengunjung akan mendapatkan pemandangan warna yang berbeda untuk setiap titik selfie yang didasarkan pada arah mata angin. Jika berselfie dari utara maka akan tampak gradasi warna merah ke pink, dari selatan akan tampak gradasi warna hijau ke biru toska, dari timur akan tampak gradasi warna ungu ke ungu biru, dari barat akan tampak gradasi warna kuning ke oranye,” jelasnya.

Sementara itu, respon warga terhadap aktivitas Tim SUMEDANGinMOVE! dalam pewujudan Kampung Buricak Burinong juga kian positif. Warga semakin melibatkan diri secara aktif dalam setiap aktivitas pengembangan. Ini merupakan hal yang positif dalam setiap aktivitas Community Development. Siti Masriah selaku warga Cisema menyampaikan, kegiatan ini merupakan salahsatu kegiatan yang baik, menarik dan positif. Dimana semua anak muda Sumedang dapat meluangkan waktunya dengan kegiatan positif yaitu dengan berpartisipasi didalam mewujudkan Kampung Buricak Burinong.

Warga lainnya Mamah yang juga warga Cisema berharap dengan adanya aktivitas bersama ini, jalan akses dapat segera dibenahi oleh pihak yang bertanggung jawab. Warga setempat pun semakin merespon aktif, tergugah dan sadar akan perannya dalam menyukseskan agenda bersama ini. Hubungan baik antara Tim SUMEDANGinMOVE! dan warga semakin terjalin dengan baik, agenda pertemuan dan survey lapangan ditutup dengan kudapan yang disajikan oleh warga setempat untuk disantap bersama-sama. (rls)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed