oleh

Warga Berhamburan, Gempa Bantul Sampai ke Sumedang

KOTA – Warga Sumedang, terutama yang berada di dalam gedung dikejutkan dengan adanya getaran yang cukup keras, sekitar pukul 18.45, Rabu (11/11). Bahkan, warga berhamburan ke luar gedung untuk menyelamatkan diri. karena khawatir akan keselamatannya.

Getaran itu, diakibatkan dari gempa bumi berkekuatan 5,6 Skala Righter (SR) yang terjadi di Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang goncangannya sampai ke Sumedang. Berdasarkan data dari Badan Meteorologi Klematologi dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut diduga berasal dari 8.97 LS, 110.19 BT sekitar 120 KM Barat Daya Bantul – DI Yogyakarta di kedalaman 93 Km.

Guncangan dari gempa yang berkekuatan 5.6 SR tersebut dapat dirasakan oleh beberapa daerah seperti Cirebon, Tasikmalaya hingga Kabupaten Sumedang. Dan guncangan tersebut sempat membuat sejumlah orang panik di seputaran Sumedang Kota.

Ludira, salah seorang pegawai bank BRI Cabang Sumedang yang kebetulan sedang berada di lantai 2 bersama rekan-rekannya mengaku kaget dan panik histeris ketika merasakan gempa yang terjadi beberapa menit tersebut.

“Saya sama temen-temen kaget dan sempat teriak pas ada gempa tersebut. Ya kita panik banget takut terjadi apa-apa,” katanya ketika dihubungi Sumedang Ekspres melalui pesan singkat kemarin.

Kejadian serupa sempat terjadi di komplek kontrakan daerah Tegal Kalong Sumedang Utara. Cahyadi (34) salah seorang penghuni kos yang juga tinggal di daerah tersebut sontak kaget dan melihat banyak tetangganya yang keluar kontrakan karena khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan.

“Gempanya terasa cukup kencang, sampai-sampai orang-orang banyak yang keluar ” tuturnya.
Dari getaran tersebut, belum didapat informasi adanya dampak yang serius di sejumlah daerah Kabupaten Sumedang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang, Ayi Rusmana melalui Kasi kedaruratan dan logistik, Yedi mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati.

“Saya harap masyarakat dapat selalu waspada dan berhati-hati dengan kemungkinan adanya bencana alam. Disamping adanya gempa yang cukup terasa besar, sekarang juga sedang musim penghujan. Khususnya untuk yang berada di wilayah tebing agar lebih waspada saja,” imbuhnya. (bay)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed