oleh

Sukasirnarasa Fokus Infrastruktur

RANCAKALONG – Bantuan Dana Desa (DD) tahap dua tahun 2017 dari Pemerintah Pusat ke desa-desa di Kabupaten Sumedang sudah cair. Sebagian desa sudah merealisasikanya. Dana tersebut sebagian di realisasikan untuk pembangunan infrastruktur.

Seperti disampaikan Kepala Desa Sukasirnarasa, Kecamatan Rancakalong, Undang Nuryadin menjelaskan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 pasal 72 ayat (2) alokasi dana desa yang bersumber dari APBN merupakan belanja pusat dengan mengefektifkan program yang berbasis desa secara merata dan berkeadilan DD dapat digunakan untuk mendanai penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat.

Anggaran DD dialokasikan untuk meningkatkan kesejahteraan dan pemerataan pembangunan desa. “Saat ini kami memang masih konsentrasi pada pembangunan infrastruktur, kedepan pemerintahan desa konsentrasi untuk mendorong peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” kata Ayah panggilan akrab Undang Nuryadin kepada Sumeks, kemarin.

Dijelaskanya, pengerjaan hotmix dilakukan secara swadaya oleh masyarakat, sedangkan anggaran bersumber dari alokasi dana desa (ADD ) bentuk kegiatan tembok penahan tebing (TPT) sepanjang 8 meter tinggi 3,6 meter, gorong-gorong 6×50 cm anggaran Rp 33. 124.000 ditambah swada tenaga Rp 6.000.000,- jumlah keselurahan Rp 39.124.000,-.

“Tentunya jika askses warga terpenuhi diharapkan bisa berdampak positif yang berimbas kepada peningkatan ekonomi bagi masyarakat itu sendiri,” ucapnya.

Ditambahkanya, usulan perbaikan jalan dari warga sudah menjadi prioritas Pemdes Sukasirnarasa meyakini di tahun-tahun mendatang juga bisa terealisasi perbaikan jalan diwilayahnya, dengan pengaspalan jalan hotmix ini warga lebih leluasa beraktifitas terutama saat mengangkut hasil panen dan lainnya.

Pembangunannya disesuaikan dengan besarnya dana yang ada di dalam Rancangan Anggaran Belanja ( RAB ) “Kami membangun jalan merupakan hasil Musyawarah Desa (Musdes) kemudian disesuaikan dengan DD yang diterima. Sedangkan pekerjaan melibatkan warga setempat,” terangnya.

Sedangkan jalan dengan kontruksi tutup lapisan atas hotmix sepanjang 1, 200 meter lebar 2, 5 meter yang lokasinya di Babakan Pasantren sumber dari DD sebesar Rp 193.889.000. Jalan dengan kontruksi tutup lapisan atas hotmix sepanjang 1000 meter lebar 2,5 meter lokasinya di Pasantren Cidadap bersumber dari DD sebesar Rp 148.951.000. (kos)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed