oleh

Penipu di Facebook Babak Belur

KOTA – Abdul Rasyid, (24) pemuda tanggung asal Tanjungkerta, harus meringkuk di balik jeruji besi. Pasalnya, tersangka ini merupakan pelaku penipuan yang menjual barang menggunakan jejaring media sosial (Medsos).

Pelaku, memposting barang berupa helm dan sepatu trail di akun Facebook miliknya. Namun, yang ia jual itu bukan miliknya, melainkan barang hasil curian. Hal itu juga, yang membuatnya babak belur dihajar masa, karena ternyata si calon pembeli merupakan korban yang ia curi barangnya.

Menurut pengakuan pelaku, barang tersebut dicuri di salah satu toko perlengkapan olahraga Ekstrim milik Didin (34), di Lingkungan Angkrek, Kelurahan Situ, Kecamatan Sumedang, Senin (14/3) lalu. Saat itu, pelaku berpura-pura berteduh, namun ketika sang pemilik toko lengah, iapun mengambil satu buah helm dan sepasang sepatu trail yang dipajang.
“Pas yang punya kedalam rumah, saya langsung bawa dan kabur,” terang pelaku di hadapan penyidik.

Tak sabar ingin segera mendapatkan hasil dari barang haramnya itu, Abdul kemudian mempostingnya di akun miliknya. Namun pemilik barang mengetahuinya, kemudian memancingnya dengan berpura-pura sebagai pembeli dan kemudian janjian.

Saat itu, korban datang seorang diri, dan langsung dihajar oleh masa yang sudah menunggu ia datang.
“Saya berpura-pura akan membelinya. Begitu datang langsung aja dihajar,” kata Didin.

Setelah tertangkap, pelaku kemudian diserahkan ke Kantor Polsek Sumedang Utara. Di hadapan penyidik, pelaku mengaku baru satu kali melancarkan aksinya. Namun hingga saat ini, polisi masih mendalaminya apakah ia juga terlibat kasus serupa di tempat lain atau tidak. Pelaku dijerat dengan Pasal 362 KUHP dengan ancaman maksimal 5 Tahun Penjara.

“Saat ini, pelaku sudah kami tahan, namun kasusnya masih dikembangkan. Apakah dia juga terlibat di kasus pencurian lainya atau tidak,” terang Kapolsek Sumedang Utara, Kompol Suparman. (her)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed