oleh

200 Warga Cimanintin Diungsikan

Pergeseran Tanah Blok Babakan Sawah

JATINUNGGAL – Bencana longsor, terus melanda wilayah timur Sumedang. Hujan lebat yang terus mengguyur, mengakibatkan pergeseran tanah di Blok Babakan Sawah Dusun/Desa Cimanintin Kecamatan Jatinunggal. Kondisi ini, memaksa pemerintah desa mengevakuasi warganya demi keselamatan.

Kepala Desa Cimanintin Idar Darsiti mengatakan, akibat pergeseran tanah itu mengakibatkan rawan longsor. Dari kondisi ini, kurang lebih 200 jiwa dari 63 KK, dievakuasi ke beberapa titik yang lebih aman demi keselamatan.

“Diakibatkan hujan terus beberapa hari ini. Dan tadi malam (Sabtu, 24/2) hujan sangat lebat dan lama, mengakibatkan pergeseran tanah di Blok Babakansawah,” kata Idar dihubungi Sumeks melalui selularnya, kemarin (25/2).

Idar menyebutkan, ratusan warga dievakuasi dengan dibantu berbagai unsur. Seperti pihak BPBD, TNI, Polri, Pol PP dan pihak desa.
Akibat pergeseran tanah tersebut, puluhan bangunan rumah warga mengalami retak hingga beberapa centimeter.

“Untuk sementara warga dievakuasi dulu. Ada yang ke GOR, balai dusun, dan area pasar desa,” tuturnya.
Selain pergesar tanah, curah hujan yang tinggi juga menyebabkan longsoran di beberapa titik. Longsoran tanah mengakibatkan jalan-jalan di semua dusun tertutup material longsor.

“Kalau jalan-jalan dusun sudah kena longsor dari kemarin-kemarin. Kalau pergerakan tanah baru tadi malam,” sebutnya.
Idar meminta kepada warga, jangan dulu kembali ke rumahnya sebelum ada pemeriksaan lebih lanjut dari tim geologi.

Sementara itu Kapolsek Jatinunggal AKP Bambang Sulihno, dalam hal ini mengimbau kepada warga agar tetap waspada, terutama saat hujan kembali turun. Wilayah Desa Cimanintin termasuk daerah yang banyak dikelilingi perbukitan, sehingga rawan terjadi bencana longsor.

“Warga lainnya yang ada di wilayah Kecamatan Jatinunggal pada umumnya, khsusunya yang ada di wilayah Desa Cimanintin harus waspada,” tukasnya. (eri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed