oleh

Oleng, Truk Udang Masuk Jurang

WADO – Mobil truk bernomor polisi E 9676 AA, terjaun ke jurang sedalam 18 meter, di Jalan Raya Wado-Malangbong tepatnya di Tanjakan Cae, Dusun Cilangkap, RT 01 RW 06, Desa Sukajadi, Kecamatan Wado. Menurut saksi, Suhada warga Dusun Cilangkap, kejadian bermula sekitar pukul 07.00, Selasa (15/3) pagi.

Kejadian tersebut, menurut Suhada, mobil yang mengangkut sekitar 8 ton udang itu, berasal dari arah Malangbong menuju arah Sumedang, oleng saat menuruni jalan cae. Setelah itu, mobil membanting ke arah kiri jalan, dan menabrak pagar pembatas jalan. Karena laju kendaraan lumayan kencang, mobil nahas tersebut juga lanjut menghantam tiang listrik sampai roboh, dan masuk ke jurang.

“Mobil sempat oleng, dan membanting ke arah kiri sampai pada akhirnya mobil masuk jurang stelah sebelumnya menghantam pembatas jalan dan tiang listrik,” tuturnya kepada Sumeks, kemarin.

Menurut warga, di jalur jalan tersebut sering terjadi kecelakaan. Meski sudah ada pembatas jalan yang dipasang oleh pihak terkait, namun jalan yang terjal itu sangat bahaya jika pengemudi tidak memahami medan jalan, dan tidak hati-hati.

“Di sini sering terjadi kecelakaan, bahkan beberapa meter dari TKP saat ini, beberapa tahun lalu sempat ada kecelakaan bus, yang menewaskan belasan penumpangnya,” ucapnya.

Ditemui terpisah, Kapolsek Wado, Ipda Yosua S Hamonangan, S.ip, menegaskan, bahwa kecelakaan yang menimpa sebuah mobil pengangkut udang itu, merupakan kecelakaan tunggal. Dalam kejadian tersebut tidak teridentipikasi adanya korban jiwa. Namun pengemudi dan kenkturnya, Sukasno dan Muhammad Bahari warga Indramayu, hanya mengalami luka-luka di bangian dahi dan anggota tubuh lainnya, dan langsung dilarikan ke RSUD Kabupaten Sumedang.

“Ini adalah kecelakaan tunggal yang diduga pengemudi mengantuk, kondisi mobil saat ini masih di dalam jurang dan akan di evakuasi menggunakan mobil derek,” kata dia.

Menurut Yosua, di sekitar jalan tersebut sudah cukup tanda peringatan atau plang untuk mengingatkan pengemudi agar berhati-hati, namun kecelakaan tetap tidak bisa dihindari.

“Meski pihak terkait sudah membuat rambu-rambu lalu lintas akan tanda bahaya, tapi yang namanya celaka tak ada yang bisa menghindarinya,” ucapnya. (eri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed