2021 Sukasari-Lembang Tembus

2021 Sukasari-Lembang Tembus

MEDAN BERAT: Sebuah kendaraan surveyor tampaknya terjebak saat Dinas PUPR Kabupaten Suemdang dan Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat melakukan Survey Poros Jalan Sukasari-Lembang, beberapa waktu lalu.(FB HARI BAGIA)

PEWARTA: IGUN GUNAWAN/SUMEKS

**Sumedang Ajukan Anggaran Rp 108,9 M

KOTA – Keinginan Almarhum Endang Sukandar untuk membuat jalan poros Sukasari-Lembang, tampaknya bakal segera terealisasi. Informasi diperoleh pembangunan jalan yang berada di tiga wilayah yakni Kabupaten Sumedang, Bandung Barat, dan Bandung itu akan mulai dikerjakan 2021, mendatang.

Pemerintahan Dony Ahmad Munir, yang berkeinginan kuat melanjutkan program HES-HADE itu pun konon telah mengajukan usulan bantuan anggaran ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Usulan bantuan anggaran keuangan itu diajukan dapat cair pada 2020, salahsatunya untuk pembangunan Poros Jalan Suksari-Lembang dengan ajuan anggaran senilai Rp 108,9 miliar.

Menurut Dony, pembangunan poros Jalan Sukasari-Lembang sudah menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Barat. ”Dibangunnya poros Sukasari-Lembang maka jalan menuju kawasan Lembang bukan hanya dari Bandung dan Subang saja tapi bisa dari Sumedang melalui Tanjungsari-Sukasari-Lembang,” kata Dony pada wartawan saat itu.

Sementara itu pada akhir Januari 2019 lalu, Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sumedang telah melakukan sinkronisasi data konsultan Poros Jalan Sukasari-Lembang tersebut.

Menurut Kepala Bidang Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat, Asep Ahmad, poros jalan tembus Tanjungsari-Lembang sudah memiliki studi kelayakan dan Detail Engineering Desain (DED) nya.

“Kira-kira trase yang dibuat oleh kabupaten/kota apakah sama dengan studi kelayakan trase yang kami buat di provinsi? Intinya seperti hanya sekedar sinkronisasi trase yang dibuat kabupaten/kota dengan kami yang di Provinsi Jabar,” ujar Asep pada wartawan saat melakukan sinkronisasi data tersebut.

Menurutnya, singkronisasi yang dilakukan masuk dari wilayah Sukasari Kabupaten Sumedang merupakan yang kali kedua mereka lakukan. Setelah, sebelumnya melakukan sinkronisasi masuk dari wilayah Ujung Berung wilayah Bandung.

”Sinkronisasi pertama kami masuk dari Ujung Berung keatas ketemu dari jalur yang Sumedang dengan jalur yang meneruskan ke Lembang dan sudah kami lihat trasenya seperti apa,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, kata dia, pihaknya berharap Jalan tembus Sukasari-Lembang bisa ditindaklanjuti oleh pimpinan sesuai dengan gambaran awalnya. ”Mudah-mudahan kalau misalnya gambaran mengenai trase sudah ada, kemudian kalau memang ada perintah untuk ditindaklanjuti dari pimpinan kami sudah siap dengan gambaran awalnya seperti apa,” ucapnya.

Camat Sukasari Dase Suheryana mengatakan, Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Barat bersama Dinas PUPR Kabupaten Sumedang melakukan survei menindaklanjuti rencana dibukanya Sukasari-Lembang.

”Mudah-mudahan melalui kegiatan ini suatu perencanaan kita bisa terwujud, bisa mengangkat perekonomian yang ada di Sukasari,” ujarnya.

Setali dua uang dikatakan Camat Lembang, Slamet Nugraha, pihaknya pun berharap jalan tersebut dapat segera dikerjakan. Informasi yang dia peroleh pembangunan jalan itu akan dikerjakan pada 2021.

”Tetap akan direalisasikan tapi 2021,” kata Camat Lembang Slamet Nugraha pada wartawan di Lembang, Rabu (13/3).

Slamet menuturkan, salahsatu alasan lambatanya proses pembangunan jalan itu hanya karena keterbatasan pada anggaran. Apalagi di jalan eksisting ini akan disertai pelebaran kanan kiri jalan.

”Pembebasan membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Kabar yang kami terima, provinsi baru akan mengalokasikan anggaran 2021. Tentunya kabupaten juga akan menyiapkan anggaran,” tambahnya.

Jalan tembus Lembang-Sumedang ini memiliki panjang sekitar 17 kilometer menghubungkan antara Kecamatan Lembang tepatnya Desa Suntenjaya dengan Tanjungsari dan Sukasari (Sumedang), dan Cilengkrang (Kabupaten Bandung). Pengerjaan jalan yang digagas sejak 2016  ini ditangani oleh provinsi karena menghubungkan tiga kabupaten. Rencana awalnya pembangunan jalan Lembang-Sumedang ini tidak melewati wilayah Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung. (bbs/ign)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.