oleh

Peserta Pameran Mengeluh Sepinya Pengunjung yang Datang

SUMEDANG – Para peserta pameran Internasional West Java Paragliding World Championship and Culture 2019 mengeluh akan sepinya pengunjung.

Pameran yang dilaksanakan di Gedung Negara Sumedang tersebut, tampak jarang dikunjungi oleh masyarakat. Sehingga hal tersebut cukup merugikan para peserta.

Salah seorang peserta pameran asal Desa Buahdua, Kecamatan Buahdua Itang menilai, dari awal dibukanya pameran pada Selasa (22/10) kemarin hingga saat ini masih sedikit yang berkunjung.

“Iya, jarang sekali yang datang, mungkin karena tempatnya tidak pas atau bagaimana. Biasanya kan, untuk pameran seperti ini dilaksanakan di Alun alun Sumedang atau Pacuan kuda. Kalau disini kayanya kurang pas, sehingga pengunjung juga sepi,” ujarnya saat diwawancara sejumlah media, Sabtu (26/10).

Tak hanya itu, lanjut Itang, hingga saat ini, produk yang dipamerkan berupa kerajinan tangan asli Sumedang tersebut masih minim pembeli. Dimana dari awal pembukaan hingga saat ini, hanya empat item yang laku terjual.

“Memang disini hanya memamerkan saja, tapi kalau ada yang mau beli, kami jual. Kan kami juga butuh untuk operasional para penjaga stand. Belum lagi untuk mengganti biaya yang dikeluarkan,” tegasnya.

Itang menilai, dengan sepinya pengunjung, diduga karena minimnya sosialisasi kepada masyarakat luas.

“Selain tempat yang kurang tepat, saya pikir acara ini juga kurang sosialisasi terhadap masyarakat. Jadi masyarakat banyak yang tidak tahu ada pameran disini,” terangnya.

Sementara itu, di tempat yang sama Firman RWS menyayangkan adanya sejumlah peserta pameran yang tidak mengikuti hingga akhir acara. Terlebih, peserta tersebut merupakan binaan dari dinas atau instansi Pemerintah Kabupaten Sumedang.

“Yang di sebelah saya kebetulan stand dari Dinas. Tapi hanya buka di hari pertama saja, dan besoknya hingga saat ini dibiarkan kosong tanpa ada barang yang dipamerkan. Harusnya mereka memberikan contoh yang baik kepada peserta lain,” terangnya. (cr2)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed