oleh

BKTB 40 Persen Lulus Masuk IPDN

SUMEDANG – Bimbingan Belajar dan Konseling Tunas Bangsa (BKTB) yang beralamat di Dusun Cibiru Desa Cipacing Kecamatan Jatinangor terus memberikan bimbingan dan konseling yang berkualitas.

Dibawah Komando, Denny Suhendar yang merupakan pegawai di IPDN, Bimbel Tunas Bangsa ini menjadi pilihan masyarakat yang ingin lolos melanjutkan ke perguruan tinggi negeri dan sekolah kedinasan lainnya.

Menurut Direktur Bimbel dan Konseling Tunas Bangsa, Denny Suhendar Bimbel ini didirikan 15 Desember Tahun 2014. Berdiri sudah lima tahun, sudah melahirkan lulusan yang terserap ke perguruan tinggi negeri baik di Jabar maupun di seluruh Indonesia.

“Mayoritas peserta mereka yang mau masuk IPDN. Tetapi selain ke IPDN, ada juga yang lolos ke Akmil, Akpol, STIS, STAN, STSN, STIN, STMKG, STTD dan STPI. Alhamdulillah dari 100 yang daftar 40 orang keterima ke IPDN. kemudian yang daftar ke Akmil 2 orang, satu lolos. Itu artinya 40 persen lulusan keterima masuk sekolah kedinasan,” katanya.

Densu, sapaan akrabnya, menambahkan periode bimbingan untuk Agustus-September dan Januari-April. Atau masa bimbingan selama dua bulan atau 80 kali pertemuan. Keunggulan bimbel dan konseling ini, dalam satu minggu ada 8 x pertemuan dengan mentor yang berkualitas.

“Fasilitas lain tentunya ruangannya ber AC, per kelas hanya 15 orang, tempat bersih, nyaman, dan tenaga pembimbing profesional dibidangnya. Selain itu mudah diakses dengan kendaraan dan fasilitas grab food untuk memudahkan mencari makanan,” katanya.

Selain itu, lanjut Densu, khusus bagi peserta yang berasal dari luar daerah maka pihak Bimbel menyediakan fasilitas asrama termasuk makan minum, serta ruangan mushola dan tempat mandi.

“Dengan satu bulan 40 kali pertemuan atau 80 kali pertemuan selama dua bulan, peserta benar benar dibekali ilmu dan wawasan untuk menyelesaikan soal soal seperti keSmaptaan, 40 Tes Kompetensi Dasar (TKD), Tes Intelejensi Umum, Tes Wawasan Kebangsaan dan soal-soal lainnya. Yang terpenting pola pembinaanya dan kemauan dasar digenjot,” katanya.

Bagi peserta yang berminat, kata dia, khusus lulusan SMA/ Sederajat usia 17 sampai 21 tahun dan membayar biaya administrasi yang telah ditentukan. (imn)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed