oleh

Sungai Cibarengkok Perlu Normalisasi

UJUNGJAYA – Pemerintah Desa Cibuluh dan Pemerintah Kecamatan Ujungjaya, terus berupaya melakukan penanganan banjir dadakan, agar tidak terulang di Dusun Cipinang Pait Desa Cibuluh.

Sebelumnya, sebanyak empat rumah, tiga hektar sawah yang baru ditanami padi umur 40 hari dan kebun warga di Dusun Cipinang Pait Desa Cibuluh, tergerus banjir dadakan pada Jumat (14/2) lalu. Peristiwa itu, terjadi saat hujan deras mengguyur Desa Cibuluh dan sekitarnya pukul 16.30.

Camat Ujungjaya, Drs Didin Hermawan MSi mengatakan, berbagai upaya terus dilakukan agar kejadian banjir tidak terulang. Di antaranya, pada Tahun 2019 telah ada upaya penyodetan Sungai Cibarengkok oleh pemerintah Desa Cibuluh yang mendapat bantuan dari PT Wijaya Karya. Sehingga, dampak banjir Tahun 2020 tidak terlalu besar.

“Untuk mengurangi banjir agar tidak terulang, masyarakat sangat berharap kembali dilakukan penyodetan Sungai Cipinang Pait oleh BBWS Cimanuk-Cisanggarung,” ujar Didin, Rabu (19/2).

Camat menambahkan, diperlukan juga normalisasi sungai-sungai di wilayah Kecamatan Ujungjaya. “Agar, aliran sungai kembali lancar dan tidak terjadi banjir,” tambahnya.

Dikatakannya, di wilayah Kecamatan Ujungjaya, ada dua wilayah yang sering terkena banjir. “Yaitu wilayah Desa Sukamulya dan wilayah Desa Cibuluh,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Cibuluh, Sukirman menuturkan, Pemdes Cibuluh telah berkirim surat kepada Pemkab Sumedang terutama Bupati Sumedang, untuk meminta bantuan penanganan banjir di Cipinang Pait.

“Kami meminta bantuan untuk pengerukan Sungai Cibarengkok sepanjang kurang lebih 3 kilometer agar masyarakat Dusun Cipinang Pait terhindar dari banjir,” paparnya.

Sebenarnya, kata dia, Pemdes Cibuluh sendiri pada Tahun 2019 telah mendapatkan bantuan dari PT Wijaya Karya, untuk melakukan pengerukan Sungai Cibarengkok dari hulu ke hilir sepanjang kurang lebih 2 kilometer. Kemudian, masih tahun yang sama, pengerukan juga dilakukan dari hilir ke hulu sepanjang 2 kilometer dengan anggaran dari PADes.

“Namun, karena panjang Sungai Cibarengkok kurang lebih 10 kilometer, air masih meluap ke pemukiman warga namun tidak terlalu parah seperti tahun lalu,” ujarnya. (atp)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

1 komentar

  1. qqharian,club game yang tiada bosan-bosannya untuk dimainkan,
    gimana mau bosan?? gara-gara game ini nih, makin ceria dompet gue…
    gak perlu repot ke sana ke mari cari rejeki….
    gak percaya?? silahkan aja tengok dan jangan lupa, join now kalo mau ceria juga isi dompet kalian boss…
    Click Disini

News Feed