oleh

Wabup dan Sekda Geram Tembok Pabrik Halangi Sungai

*Minta Dibongkar Dalam Seminggu

JATINANGOR – Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan dan Sekda Sumedang Herman Suryatman terlihat marah ketika ada bangunan pabrik yang mengahalangi sungai Cipacing atau solokan jarak di RW 13 Desa Cipacing Kecamatan Jatinangor.

Tak hanya itu Wabup dan Sekda pun meminta teras rumah milik warga di Dusun Solokan Jarak RW 13 segera dibongkar karena dibangun diatas bantaran selokan tersebut yang disinyalir menjadi penyebab banjir.

“Tolong ke dinas PUPR dan Satpol PP untuk dibongkar karena telah menyalahi aturan. Kurun waktu 1 minggu kalau tidak ada perubahan laporkan ke saya,” kata Wabup Erwan didampingi Sekda Herman.

Tak hanya teras bangunan rumah yang menutup jalan, gerbang PT Sandang Jaya Makmur Desa Sayang kecamatan Jatinangor pun disinyalir menjadi penghambat air dari solokan jarak ke sungai Cikeruh. Sehingga, air balik lagi ke pemukiman warga karena terhalang tembok bangunan.

“Terlepas apakah menjadi penyebab banjir atau tidak, bangunan yang dibangun diatas bantaran sungai itu menyalahi aturan,” tegas Erwan.

Meski demikian, lanjut Erwan, alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam insiden bencana banjir tersebut. Bahkan petugas kesehatan disiagakan untuk menangani balita, ibu hamil, lansia, dan orang yang sakit saat banjir.

Sementara itu Bambang Iriyanto anggota satpam PT SJM Desa Sayang mengatakan pabrik itu memang sudah vakum, dulunya pabrik kapas. Terkait Bangunannya yang terlalu menjolok ke sungai, pihaknya akan berkoordinasi dengan owner pabrik.

“Nanti dikoordinasikan dulu dengan yang punya nya, karena memang jarang ke sini karena pabriknya vakum,” katanya kepada wartawan.

Seperti diketahui, lima desa di Kecamatan Jatinangor yakni Desa Hegarmanah, Cikeruh, Sayang, Cipacing, dan Mekargalih dilanda banjir setinggi kisaran 50 centimeter sampai 1,5 meter. Banjir terparah di Dusun Solokan Jarak RW 13 dan Kampung Baru RW 18 Desa Cipacing Kecamatan Jatinangor.

Dugaan sementara, penyebab banjir karena meluapnya Sungai Cikeruh yang merupakan sungai terbesar di Jatinangor, air kiriman dari Sindangsari Kecamatan Sukasari.

“Ini banjir terparah selama 10 tahun terakhir. Karena jumlah rumah yang terendam cukup banyak termasuk debit air cukup tinggi,” kata Ketua RW 13 Dusun Solokan Jarak Yayat Wahdiyat.

Sementara itu, rombongan Pemda Sumedang yang dibagi dua, pertama rombongan bupati dengan Kasatpol PP, Dinas PUPR dan SKPD terkait. Rombongan kedua Wabup dan Sekda didampingi Kadinkes, BPBD, dan PUPR mengunjungi beberapa titik lokasi banjir di Dusun Sukanegla Desa Hegarmanah, Dusun Cikeruh Lio Desa Cikeruh, Solokan Jarak dan Kampung Baru Desa Cipacing, Dusun Dangdeur Desa Sayang dan Dusun Cigowok Desa Mekargalih.

Giat berlangsung dari jam 9.00 sampai 12.00 dengan aman dan lancar. Sambil sidak, Pemkab Sumedang membagikan sembako kepada korban banjir. (imn)

IMAN NURMAN /SUMEKS
PANTAU: Wabup Sumedang Erwan Setiawan dan Sekda Sumedang Herman Suryatman saat memantau lokasi banjir di Dusun Solokan Jarak Desa Cipacing, kemarin.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

3 komentar

  1. bola165,co adalah situs Agen Resmi Judi Online Terpercaya dan Terlengkap saat ini di Indonesia
    Cukup hanya dengan satu user id saja sudah bisa bermain di semua game populer di antaranya :
    – Sportbook – Live Casino
    – Slot – IDN Live
    – Poker – Racing
    – Keno

    langsung saja cek di https://bit.ly/2QF60zN 🙂

  2. Poker165,co merupakan situs game online aman dan terpercaya yang menyediakan Berbagai Promo salah satunya Tripple Bonus yang Wow dan tidak pernah anda jumpai di tempat lain.
    Buruan bergabung serta Menangkan Hadiah & permainan nya, Cukup 1 user id saja anda bisa banyak bermain game.
    Pelayanan cepat, aman & terbaik!, Cs kami siap melayani Anda 24 jam nonstop!!!
    Untuk info lebih lanjut bisa hub cs kami di livechat/Wa : +855973489346
    silahkan bisa di cek ke TKP dan buktikan sekarang juga. . .

News Feed