oleh

Aang-Rekanita Pimpin IPNU/IPPNU Sumedang

TANJUNGKERTA – Aang  Muhammad Fauzi akhirnya terpilih menjadi Ketua IPNU Kabupaten Sumedang pada Konfercab IPNU ke XIV Kabupaten Sumedang di Ponpes Al Hikamussalafiyyah Desa Sukamantri Kecamatan Tanjungkerta, Selasa (3/3) lalu.

Sementara, pada Konfercab IPPNU ke XIII Kabupaten Sumedang di tempat yang sama terpilih Rekanita Haniva Khoerunnisa sebagai Ketua IPPNU Sumedang. Acara Konfercab IPNU XIV dan IPPNU XIII Sumedang sendiri dihadiri dan dibuka langsung oleh Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir.

Hadir pula Asisten Pembangunan Hilman Taufik, Pimpinan Pondok Pesantren Al Hikamussalafiyah KH Muhammad Aliyudin, Dewan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hikamussalafiyah KH Sa’dulloh, anggota DPR RI KH Maman Imanul Haq, para pimpinan OKP, jajaran Pengurus NU, IPNU dan IPPNU se-Kabupaten Sumedang.

Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir mengatakan Konferensi Cabang (Konfercab) diharapkan menjadi wahana evaluasi bagi IPNU dan IPPNU untuk memperbaiki kekurangan serta meningkatkan kinerja organisasi. IPNU dan IPPNU harus bisa membuat program yang  memberikan kemanfaatan dan kemaslahatan bagi kepentingan internal maupun eksternal organisasi.

Menurutnya, buat program yang bisa memperbaiki, mempertahankan dan meningkatkan kebaikan  kedepannya, baik untuk diri maupun lingkungan sekitarnya. “Program yang tidak muluk-muluk tapi bisa dijalankan dengan baik yang outputnya bisa memberikan kemanfaatan bagi masyarakay,” ujar bupati.

Dikatakan, dalam rangka peningkatan internal organisasi ditengah persaingan global yang semakin ketat, tantangan perubahan tersebut harus dijawab kader IPNU dan IPPNU dengan memiliki kompetensi dan kapasitas dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya.

“Untuk memiliki kapasitas, para kader IPNU dan IPPNU setidaknya harus mempunyai tiga hal penting yang harus dimiliki. Meliputi, pengetahuan, pengalaman berorganisasi serta sikap yang baik berupa integritas sebagai pembeda antara kader IPNU dan IPPNU dengan kader OKP lainnya,” jelasnya.

Dikatakan, kader IPNU dan IPPNU  memiliki kapasitas apabila memiliki pengetahuan, pengalaman dan sikap. “Silahkan rumuskan dalam konfercab kali ini,” tandasnya.

Bupati pun berpesan,  dalam mengembangkan organisasi kedepan, para kader IPNU dan IPPNU hendaknya dapat melaksanakan konsolidasi dengan lengkapnya para pengurus dan melakukan kaderisasi secara intensif. Selain itu, yang tidak kalah pentingnya adalah dengan melakukan mobilisasi dengan memberikan program kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Harapan saya IPNU dan IPPNU kedepan semakin maju dan berkembang lagi. Yakin orang berorganisasi akan ada lebihnya apalagi menjadi pelajar NU. Dengan ber-IPNU dan IPNU ini akan menjadi proses metamorfosis. Teruskan aktif di IPNU dan IPPNU, Insya Allah suatu saat akan menghasilkan pemimpin masa depan yang sangat kredibel yang dapat memajukan bangsa dan negara ini,” paparnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Asisten Pembangunan Hilman Taufik, Pimpinan Pondok Pesantren Al Hikamussalafiyah KH Muhammad Aliyudin, Dewan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hikamussalafiyah KH Sa’dulloh, anggota DPR RI KH Maman Imanul Haq, para pimpinan OKP, jajaran Pengurus NU, IPNU dan IPPNU se-Kabupaten Sumedang.

Sebelumnya, dalam rangka menyemarakkan atau memeriahkan kegiatan Konfercab IPNU dan IPPNU Kabupaten Sumedang, panitia konfercab menyelenggarakan berbagai perlombaan, Senin (2/3) siang. Perlombaan tersebut yaitu lomba hadroh, stand up comedy dan lomba paduan suara.

Perwakilan Panitia Konfercab IPNU-IPPNU Kabupaten Sumedang, Chacha Azhar Kuswara mengatakan perlombaan ini diselenggarakan untuk menyemarakkan kegiatan Konfercab IPNU-IPPNU. Selain itu, sebagai penarik untuk mengumpulkan massa serta menggali bakat para kader.

Dikatakan, di setiap konfercab lomba hadroh dan paduan suara sesuatu yang lumrah dilaksanakan. Panitia menginginkan satu perlombaan lagi yang bisa meningkatkan kemampuan berbicara para kader IPNU-IPPNU. “Akhirnya terpilihlah lomba stand up comedy untuk menemani lomba hadroh dan panduan suara tersebut,” paparnya.

Dijelaskan, perlombaan ini akan menjadi media untuk merajut silahturahmi dan konsolidasi antar pelajar dan santri dari seluruh Pengurus Anak Cabang IPNU-IPPNU se-Kabupaten Sumedang. Disamping itu, perlombaan ini sebagai media pembelajaran juga berfungsi sebagai media adu prestasi di kalangan pelajar NU.

“Lomba ini adalah panggung bagi anak-anak pecinta kesenian Islami untuk mengekspresikan kemampuannya. Khusus lomba hadroh dan sholawat, mengirim pesan tentang budaya Islam di Indonesia yang santun, toleran, dan tentunya cinta damai,” jelasnya. (atp)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

1 komentar

  1. Hobi bermain game, Takut kalahh?? Tenang Bola165.co mempunyai promo Welcome cashback,
    anda dapat meraih kemenangan anda di kesempatan kedua sesuai modal pertama anda 100%,
    tunggu apa lagi hanya di bola165,co yang berani memberikan bonus promo casback,
    buruan bergabung sekarang juga.

News Feed