oleh

Jalan Nasional Ambles dan 34 Rumah Terendam Banjir Akibat Hujan Deras Semalam

SUMEDANGEKSPRES.COM – Untuk ketiga kalinya, ruas Jalan Nasional Bandung-Cirebon di Blok Cireki Desa Bugel Kecamatan Tomo kembali mengalami ambles.

Setelah di cek, jalan tersebut ambles sedalam kurang lebih 80 cm dengan panjang sekitar 50 meter.

Informasi diperoleh kembali amblesnya jalur tersebut terjadi pada Jumat (28/3) dini hari setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sebelumnya.

Kapolsek Tomo Kompol Koswara, mengatakan, akibat jalan ambles tersebut, terjadi adanya penumpukan kendaraan terjadi Jumat (28/3) pagi.

“Kendaraan macet dari arah Cirebon menuju Bandung ataupun sebaliknya. Kemacetan dari kedua arah mencapai kurang lebih 5 Kilometer,” ujarnya.

Untuk menghindari kemacetan lebih panjang, lanjut Koswara, pengaturan jalan dipakai sistem buka tutup. Sebagian kendaraan kecil dialihkan ke jalur Cijelag – Ujungjaya – Conggeang – Legok dan sebaliknya.

Koswara juga menuturkan, amblesnya jalan nasional di Blok Cireki bukan terjadi kali ini saja. Sebelumnya, jalan Cireki juga mengalami ambles beberapa minggu lalu.

“Jalur ini merupakan penghubung Jawa Barat dan Jawa Tengah, sangat dibutuhkan bagi pengendara yang menuju kedua arah tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, akibat hujan deras kemarin juga, mengakibatkan 34 rumah di Dusun Cibitung, Desa Padasuka, Kecamatan Sumedang Utara terendam banjir.

Kepala Desa Padasuka H Karya menyebutkan, selain 34 rumah terdampak banjir, juga ada 33 rumah lainnya yang terancam dan memerlukan langkah antisipasi, agar ancaman itu dapat dihindari.

“Tidak ada korban jiwa, namun kerusakan materi ditaksir mencapai Rp50 jutaan,” terangnya.

Dikatakan, selain merendam pemukiman, sejumlah fasilitas
umum pun ikut terkena dampak.

“TPA, mushola, sawah rusak ringan seluas 2 hektare dan kolam sekitar setengah hektare,” sebutnya.

Saat ini warga sangat membutuhkan bantuan alat kebersihan, peralatan dapur, kasur, bantal, selimut dan sembako.

“Apalagi ada dua Ibu hamil, enam balita dan tiga orang Lansia yang saat ini memerlukan perhatian ekstra,” ucapnya. (atp/nur)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed