oleh

Jemput Mahasiswa Sakit di Kafe, Perawat Ber-APD Gegerkan Jatinangor

SUMEDANGEKSPRES.COM – Seorang mahasiswa tiba-tiba sakit di sebuah kafe di Jatinangor. Warga pun gempar. Terlebih, tak lama kemudian datang ambulans menjemput mahasiswa tersebut.

Warga sempat menduga-duga, mahasiswa itu terpapar korona. Terlebih, tim medis yang datang mengenakan alat pelindung diri (APD) yang menutupi sekujur tubuh mereka.

Peristiwa beberapa waktu lalu itu, secara cepat menyebar di media sosial, meski penyakit yang diderita belum ada kepastian. Sempat viral di pesan WhatsApp, berbentuk vidio berdurasi 18 detik, terlihat perawat menggunakan APD membawa satu pasien yang sudah terkapar.

“Ya benar ada video berdurasi 18 detik yang membawa pasien terkapar di sebuah kafe yang masuk Desa Sayang Kecamatan Jatinangor. Dalam videonya memang ada perawat yang menggunakan APD,” kata Kades Sayang Dodi Kurnaedi saat dikonfirmasi Sumeks, Senin (30/3).

Dodi enggan menduga-duga apakah pasien terpapar korona atau bukan. Yang jelas, menurut keterangan dari Binmas Desa Sayang, korban memiliki riwayat penyakit yang selama ini dideritanya.

“Statusnya mahasiswa angkatan 2016 atas nama DD. Pasien sedang ngopi di kafe yang masuk Desa Sayang. Namun setelah dicek, korban bukan warga atau ngekos di Desa Sayang,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Komunikasi Publik Unpad Dandi Supriadi menerangkan, mahasiswa itu telah dirujuk ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan. “Sekarang dia aman ditempatkan di fasilitas kesehatan,” katanya saat dikonfirmasi.

Sebelumnya, ujar Dandi, mahasiswa itu melapor ke dosen walinya bahwa kondisi tubuh menurun sejak Selasa 24 Maret 2020. Tim Satuan Tugas COVID-19 Unpad, diakui telah memantau kondisinya yang sakit hingga akhirnya dijemput.

Saat datang Rabu 25 Maret 2020, kata Dandi, tim Satgas memakai ambulans dan APD lengkap. “Sehingga memang jadi tampak heboh,” ujarnya.

Mahasiswa yang dirahasiakan identitasnya itu kemudian diangkut ke sebuah fasilitas kesehatan di daerah Cileunyi. Setelah diperiksa ia kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat dr. Hasan Sadikin Bandung untuk pemeriksaan lanjutan. (imn)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

2 komentar

  1. Beritanya yg jelas dong kebenarannya, ini apaan beritanya kurang jelas permasalahannya apa? Kebanyakn disini beritanya belum diketahui secara detail, cari dulu dong yg bener sedetail mungkin. Jangan stengah2. Berita kaya gini nih yg buat orang jadi panik.

News Feed