oleh

Warsat Leces Gaul Laksanakan Protokol Kesehatan

SUMEDANGEKSPRES.COM – Demi menjaga kesehatan dan sterilisasi dari wabah Covid-19, Warung Sate Leces Gaul di Jalan Raya Parakanmuncang Simpang Desa Raharja Kecamatan Tanjungsari melaksanakan protokol kesehatan seperti anjuran pemerintah.

Meski sejak mewabahnya virus Korona, telah terjadi penurunan omzet yang signifikan namun, Warsat Leces Gaul tetap buka dengan melaksanakan imbauan pemerintah. Seperti penyemprotan disinfektan ke seluruh ruangan dan toilet, mushola, juga menyediakan cairan hand sanitizer bagi setiap pelanggan di tempat cuci tangan.

“Ya agar pelanggan tidak merasa was was saat makan di Leces Gaul, kami semprot tiap hari cairan disinfektan ke sejumlah ruangan. Termasuk musola, kasir, toilet, dan meja makan. Di pintu masuk leces gaul juga disediakan sabun cuci tangan dan hand sanitizer,” kata Owner Warsat Leces Gaul H Eet Sunarya kepada Sumeks, Sabtu (11/4).

Tak hanya itu, lanjut Eet, karyawan yang sakit seperti flu dan pileks, maka dirumahkan sampai kesehatannya pulih. Bahkan, manajemen warsat Leces Gaul menerapkan sistem social distancing (jaga jarak) tempat duduk pelanggan.

“Kami laksanakan arahan pemerintah dan dinas kesehatan. Seperti tempat duduk jangan terlalu dekat, kemudian pelayan (pramu saji) harus menggunakan masker saat melayani,” ujarnya.

Meski demikian, Eet pun mengaku imbas wabah Korona, omzet sate leces gaul menurun hingga 50 persen. Jika sebelum Korona tiap hari bisa habis 20.000 tusuk sate atau 12 ekor kambing, sejak ada Korona menjadi 3000 sampai 4000 tusuk tiap hari.

“Sejak adanya Korona, paling hanya habis 4- 5 ekor kambing, biasanya sampai 10-12 ekor kambing terjual. Ya, sebagai pengusaha kecil jelas ini merusak tatanan ekonomi pedagang,” katanya.

Untuk meminimalisir biaya produksi, maka Eet merumahkan sementara 14 karyawannya. Sebab, pendapatan tidak sebanding dengan pengeluaran.

“Dari jumlah Karyawan 24, hanya 10 yang bekerja. Sisanya mereka dirumahkan sementara sampai kondisi normal kembali. Selain anjuran pemerintah untuk mengurangi jumlah karyawan agar tidak berkerumun, para karyawan juga mengerti dengan keadaan,” katanya.

Bahkan, lanjut Eet, sebagian karyawan berhenti karena sakit atau atas keinginan sendiri karena kondisi omzet yang menurun drastis.

Meski demikian, para pelanggan setianya tetap ada yang membeli meskipun via online, atau membeli untuk dibungkus ke rumah.

“Sebagian pelanggan juga ada yang membeli daging mentah untuk dimasak di rumahnya. Karena alasan mereka kan tidak boleh keluar rumah atau berkerumun, jadi ya imbasnya pembeli jadi menurun,” katanya.

Penurunan omzet terjadi, lanjut Eet, karena pelanggan dari luar kota (daerah) tidak boleh keluar rumah (lockdown parcial). Sehingga pembeli hanya warga dalam kota atau penduduk sekitar.

“Ya harapan kami Korona ini cepat selesai. Karena menghadapi puasa dan lebaran, pesanan sate lumayan banyak. Kalau kondisinya seperti ini, ya omset pun akan menurun,” tandasnya. (imn)

IMAN NURMAN/SUMEKS
DISEMPROT CAIRAN: Owner Warsat Leces Gaul, H Eet Sunarya saat menyemprotkan cairan disinfektan, kemarin.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

1 komentar

  1. Bola165 ,org game yang tiada bosan-bosannya untuk dimainkan,
    gimana mau bosan?? gara-gara game ini nih, makin ceria dompet gue…
    gak perlu repot ke sana ke mari cari rejeki….
    gak percaya?? silahkan aja tengok dan jangan lupa, join now kalo mau ceria juga isi dompet kalian boss…

News Feed