oleh

Remaja Tewas Terseret Arus Luapan Sungai Cipelang

SUMEDANGEKSPRES.COM – Nasib nahas menimpa seorang remaja laki laki bernama Aryo, 18, warga Dusun Citele RT 01 RW 09 Desa Tolengas Kecmatan Tomo.

Ia ditemukan jajaran Polsek Ujungjaya, Tim SAR dan warga telah meninggal dunia di area sawah, sekitar jalan penghubung antara Palasari Ujungjaya Kabupaten Sumedang dengan wilayah Antranaya Kecamatan Kertajati Kabupaten Majalengka, Rabu (15/4) sekitar pukul 08.00.

Kapolsek Ujungjaya AKP Aan Supriatna mengatakan berdasarkan keterangan saksi Didin Nuryadi (teman korban Aryo yang selamat) sekitar jam 23.00 dirinya (saksi Didin) bersama korban Aryo ingin membeli pulsa ke konter yang berada di Antranaya Desa Palasah Kecamatan Kertajati Kabupaten Majalengka. Setelah melintas di jembatan sungai Cipelang, motor yang dinaiki saksi dan korban mogok.

“Kemudian korban Aryo dan saksi Didin mendorong motor tersebut,” ujar Kapolsek saat ditemui Sumeks di kantornya.

Dikatakan, masih menurut keterangan saksi Didin, ia dan korban melihat air sungai yang meluap ke jalan. Namun, korban dan saksi tetap melintas.

“Selanjutnya, saksi Didin dan korban Aryo terseret air arus sungai. Saksi berhasil memegang pohon mahoni, namun saksi Didin tidak melihat korban Aryo,” ujarnya.

Dijelaskan Kapolsek, saksi ditolong berhasil ditolong oleh Tim SAR dan warga sekira pukul 02.00. Sedangkan, korban ditemukan meninggal di tengah sawah esok harinya, Rabu (15/4) sekira pukul 08.00.

“Korban Aryo ditemukan sekitar satu kilometer dari tempat pertama jatuh dan kebawa arus luapan banjir sungai Cipelang,” jelasnya.

Kapolsek menegaskan, penyebab korban Aryo meninggal karena tengelam terseret arus air akibat luapan sungai Cipelang saat hujan deras.

Hasil pemeriksaan Tim Medis Puskesmas Ujungjaya pun menerangkan bahwa korban meninggal akibat tengelam dam terseret arus banjir. Di tubuh korban tidak ditemukan tanda akibat kekerasan.

“Dengan kejadian tersebut, pihak keluarga korban menolak dilakukan otopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dengan Surat Pernyataan terlampir,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Desa Ujungjaya Cucun Alfian membenarkan adanya dua orang warga yang terseret luapan air sungai Cipelang ke jalan hingga meninggal dunia. Satu orang meninggal dan satu orang selamat.

“Yang selamat merupakan warga Desa Ujungjaya/Kecamatan Ujungjaya, sementara yang meninggal merupakan warga Desa Tolengas Kecamatan Tomo,” jelasnya.

Dikatakan, kedua remaja tersebut terseret arus diduga ketika akan menyelamatkan motor yang ditumpanginya. “Motor sendiri ditemukan di tengah sawah,” tegasnya.

Cucun menerangkan, di wilayah itu meski berada di jalan, apabila air meluap dari sungai Cipelang arus air cukup deras dan dalam. Karena, posisi tempat kejadian merupakan turunan.

“Banjir akibat luapan air sungai pun sering di wilayah tersebut. Makanya, saat hujan deras saya menghimbau warga agar hati hati saat melintas,” pungkasnya. (atp)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed