oleh

Dibalik Rumah Panggung, Mak Eceh Berjuang Hidupi Anaknya yang Sakit

SUMEDANGEKSPRES.COM – Kemiskinan masih menjadi hantu menakutkan di Kabupaten Sumedang. Dibandingkan dengan Covid-19, wabah asal Wuhan, China tersebut, masyarakat nyatanya lebih takut dengan kemiskinan.

Saat berkunjung ke salah satu daerah di Dusun Cibodas, Rt 32 Rw 08, Desa Padanaan Kecamatan Paseh, Kabupaten Sumedang, tim Sumedang Ekspres bertemu dengan sosok Mak Eceh, 63, seorang janda tua yang hidup berdua di dalam rumah panggung yang kondisinya sudah tidak layak.

Di dusun tersebut, Mak Eceh merupakan salah satu warga tergolong miskin diantara ratusan KK lainnya. Selama ini, dirinya bersama anak perempuan satu-satunya tinggal dalam kekurang berdayaan.

Dengan bantuan dari desa berupa sembako tiap bulannya, dirinya masih bisa menyambung nyawa. Akan tetapi, baginya itu dirasa masih belum dinilai cukup. Sedangkan untuk memenuhi keperluan sehari-hari lainnya, Mak Eceh kerap bekerja serabutan sebagai buruh tani.

“Kalau untuk sekedar makan, Alhamdulillah selalu ada bantuan sembako tiap bulanya sekitar 8 Kg sama daging, telor dan lain sebagainya. Tapi untuk keperluan lainnya yang harus dibeli, saya harus cari sendiri,” ujarnya.

Mak Eceh menerangkan, kondisi anaknya yang sakit sejak kecil, sangat memberatkan kondisi hidupnya. Terutama, ketika sang anak tiba-tiba mengamuk tanpa alasan yang jelas.

Oleh sebab itu, jika terjadi demikian, Mak Eceh terpaksa membawa anaknya kedalam sebuah gubuk terpisah untuk diamankan.

“Dia kalau ngamuk suka merusak apa saja,” sebut Mak Eceh.

Ingin rasanya dapat mengobati anak semata wayangnya, lanjut Mak Eceh. Akan tetapi, dengan kondisi sekarang, sangat jauh untuk bisa mengobatinya.

“Dulu dari kecil pernah step, dan sekarang jadinya seperti ini. Saya sudah berupaya mengobatinya, tapi belum ada hasilnya,” ungkapnya.

Di usia senjanya kini, Mak Eceh yang telah berpisah dengan suaminya sejak 30 tahun lalu, hanya ingin hidup layak.

“Saya juga ingin hidup layak, tinggal dirumah yang layak,” harapnya dengan nada lirih.

Seperti diketahui, kondisi saat ini Mak Eceh tidak memiliki apa-apa didalam rumahnya. Untuk sekedar tidurpun, dirinya harus berbagi dengan anak kesayangannya. (bay)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

1 komentar

  1. ⁣lindungi diri dan keluarga tercinta dari #covid19 cukup #dirumahaja bantu utk memutus rantai wabah virus corona dgn main game online di QQHarian (cari atau seacrh di google yaa). selain utk mengusir kejenuhan karna ga bisa kemana-mana juga bisa jadi pemasukan/uang tambahan selama masa pandemi virus corona ini guys.

News Feed