oleh

Datang dari Zona Merah, 11 Warga di Cimalaka Tidak Ikuti Rapid Test

SUMEDANGEKSPRES.COM – Kepala UPT Puskesmas Cimalaka Hj Ratna Wulan SST MTr Keb mengatakan dari total 30 warga pulang kampung dari zona merah per tanggal 22 – 28 April 2020 yang diharuskan mengikuti rapid test pada Sabtu (2/5) di Alun alun Cimalaka.

Akan tetapi, dari jumlah tersebut, ada 11 warga yang tidak bisa hadir untuk mengikuti rapid test. Mereka beralasan, tidak mengikuti rapid test karena sudah kembali ke kota.

“Ada 11 warga yang pulang per tanggal 22 – 28 April 2020 tidak bisa mengikuti rapid test pada Sabtu (2/5). Mereka beralasan sudah kembali ke kota,” ujar Ratna saat dikonfirmasi Sumeks, Sabtu (2/5).

Ratna menambahkan, warga datang melakukan rapid test tahap kedua yang digelar Pemerintah Kecamatan Cimalaka bersama UPT Puskesmas Cimalaka sebanyak 19 orang.

“Semua hasil rapid testnya negatif Covid 19,” tambahnya.

Ratna juga menuturkan, awalnya jumlah pemudik warga Kecamatan Cimalaka dari data yang diperoleh berjumlah 76. Selanjutnya, ada penambahan data pulkam dua orang sehingga menjadi 78 orang.

“Pada Kamis (30/5) lalu telah diperiksa rapid test sebanyak 48 orang pulkam, hasil semuanya negatif. Sisanya yang 30 orang pulkam baru diperiksa hari ini, Sabtu (2/5),” jelasnya.

Dijelaskan, para pemudik yang datang merupakan pemudik dari zona merah yang mudik selama diberlakukannya PSBB di Jakarta dan Bodetabek.

“Selama diberlakukannya PSBB di Jakarta dan Bodetabek, pemudik masih banyak yang datang. Dikhawatirkan, kasus di Jakarta menurun dan di daerah meningkat. Contohnya terjadi di Kecamatan Ujungjaya, sebanyak 9 orang positif Rapid test yang merupakan warga pemudik,” paparnya.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 76 warga Kecamatan Cimalaka yang datang dari zona merah per tanggal 22 – 28 April 2020 diharuskan mengikuti rapid test oleh Pemerintah Kecamatan Cimalaka beserta UPT Puskesmas Cimalaka.

Rapid test terhadap warga pemudik itu dilakukan pada Kamis (30/4) dan diikuti sebanyak 48 warga.

“Alhamdulillah hasil rapid test warga pemudik dari zona merah negatif semua. Tidak ada yang positif Covid 19,” ujar Camat Cimalaka Asep Aan Dahlan saat itu.

Dikatakan, pihaknya melakukan rapid test untuk mengetahui apakah warga yang baru pulang dari zona merah terpapar virus Korona atau tidak.

“Semuanya dilakukan untuk mencegah penyebaran virus covid 19 di wilayah Kabupaten Sumedang, terutama wilayah Kecamatan Cimalaka,” ujarnya.

Asep menegaskan, meski hasil rapid test negatif Covid-19, namun warga tetap harus mematuhi protokol kesehatan.

“Warga harus diam di rumah selama 14 hari, menjaga jarak fisik, dan sering mencuci tangan dengan sabun,” paparnya. (atp)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed