oleh

Mantan BPD Desa Kadu Dipukuli Warga Hingga Babak Belur

Berawal dari rekaman HS yang memprovokasi seorang ustadz untuk melakukan pelanggaran PSBB

SUMEDANGEKSPRES.COM – Mantan Ketua BPD Desa Kadu Kecamatan Jatigede berinisial HS diduga telah menghasut dan memprovokasi seorang Ustad untuk melanggar PSBB.

Tak hanya sampai disitu, provokasi tersebut juga mengarah pada penyebaran ujaran kebencian dan merencanakan sesuatu yang buruk kepada Kepala Desa Kadu Otong Rasmadi SE.

Kejadian ini berawal dari beredarnya rekaman suara yang disinyalir merupakan suara mantan Ketua BPD HS. Rekaman suara itu sedang memprovokasi seorang ustadz untuk melakukan pelanggaran PSBB.

Bahkan, mengarah pada penebaran kebencian dan merencanakan sesuatu hal yang buruk kepada Kepala Desa.

Hanya dalam satu hari, rekaman tersebut sudah menyebar melalui pesan WA, dari mulut kemulut dan diketahui banyak warga.

Menurut keterangan beberapa warga, hal itu membuat masyarakat geram karena merasa tidak terima pemimpinya dihina dan direndahkan tanpa alasan dan tujuan yang jelas.

Hingga Rabu (6/5) lalu sekitar pukul 19.00 massa turun dan berkerumun mengelilingi rumah HS dan memukulinya hingga babak belur.

Kepala Desa Kadu Otong Rasmadi bersama Muspika Jatigede sempat menjenguk HS. Saat itu, HS dan keluarganya mengatakan pihaknya tidak akan memperkarakan masalah pengeroyokan masa ini ke jalur hukum.

“HS mengakui dan menyadari bahwa kejadian tersebut terjadi akibat dari kesalahan dan kecerobohan perbuatannya,” ujar Otong kepada Sumeks, Jumat (8/5).

Akhirnya, Jum’at (8/5) HS datang ke Kantor Desa Kadu untuk meminta maaf dan berjanji tidak akan pernah mengulangi kesalahannya tersebut.

Atas persetujuan Ketua BPD Desa Kadu Omod Achmad SPd, Kepala Desa Kadu menerima permintaan maaf HS.

“Semoga dengan kejadian ini bisa menjadi pelajaran buat kita semua hingga bisa membuat kita berfikir dan selalu lebih berhati-hati lagi baik dalam perkataan maupun perbuatan. Terutama, yang bisa memprovokasi atau menyinggung perasaan pihak lain. Sebab, itu bisa saja malah berbalik menjadi senjata makan tuan yang dapat mempermalukan dan mencelakakan diri sendiri” ungkap Otong. (atp)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

1 komentar

  1. Bola165 game yang tiada bosan-bosannya untuk dimainkan,
    gimana mau bosan?? gara-gara game ini nih, makin ceria dompet gue…
    gak perlu repot ke sana ke mari cari rejeki….
    gak percaya?? silahkan aja tengok dan jangan lupa, join now kalo mau ceria juga isi dompet kalian boss…

News Feed