oleh

Ketahuan Mudik, Siap-siap Diisolasi Selama 14 Hari di Tempat Khusus

SUMEDANGEKSPRES.COM – Pemkab Sumedang nyatanya serius melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Tak ingin kecolongan dengan banyaknya pemudik dari luar Sumedang, melalui surat edaran bupati Sumedang Nomor 10 Mei 2020, maka siap-siap diisolasi di tempat yang sudah ditunjuk Pemkab Sumedang.

Camat Jatinangor Syarif Effendi Badar melalui Kasi Trantib Kecamatan Jatinangor Drs Yuli Handaka mengatakan bahwa bilamana dalam pelaksanaan PSBB tahap ke II dan pada check point A ditemukan warga Sumedang yang mudik dari luar kota maka yang bersangkutan untuk diisolasi/ dikarantina selama 14 hari di SMPN I Jatinangor.

“Jadi jika ada yang ketahuan mudik dari luar kota Sumedang, maka akan diisolasi di SMPN Jatinangor. Untuk Cimanggung di isolasi di SMPN 1 Cimanggung,” katanya.

Yuli menambahkan, Pemkab Sumedang akan serius menindak pengendara yang melanggar misalnya tak mengenakan masker, bepergian secara berkerumun dan tidak jelas tujuan ke Sumedangnya. Maka, akan diputar balikan (putar arah) disuruh pulang kembali. Jika ketahuan mudik maka akan diisolasi selama 14 hari.

“Laporan Kegiatan PSBB H+5 Minggu (10/5) pukul 08.00-20.00 di Check Point A Desa Sayang Kecamatan Jatinangor pemeriksaan kendaraan R2 -R6 di Check Point A Desa Sayang dalam rangka pelaksanaan PSBB H + 5 di Kabupaten Sumedang, Sepeda Motor yang diperiksa 80, Tidak menggunakan masker 5, Tidak menggunakan sarung tangan 38, Ojol angkut penumpang nihil, Tidak pakai helm: 24, Sepeda motor berdua tidak satu alamat nihil, total Jumlah yang melanggar ada 57,” katanya.

Kemudian, mobil pribadi, kendaraan R4 yang diperiksa ada 25, Tidak menggunakan masker 0, Suhu tubuh: 0, Lebih jumlah penumpang: 2, dan Jumlah yang melanggar ada 15 kasus.

“Angkutan umum/barang yang diperiksa ada 5, Tidak menggunakan masker: 0, Suhu tubuh: 0, Lebih jumlah penumpang: 0, Tidak jaga jarak: 0, Lebih jam operasi: 0, Duduk samping sopir: 2 Jumlah ada 4,” katanya.

Kemudian, ranmor yang diputarbalikkan (tidak diperbolehkan masuk ke Sumedang): R6 atau lebih ada 3, R4 ada 15, dan R2 ada 55. Jumlah yang diputar balikan ada 73 kendaraan.

“Dalam pelaksanaan PSBB H + 5, kami mendapat kunjungan DPRD Kab Sumedang dari Dapil 5. Dalam kunjungan tersebut DPRD menyampaikan agar para petugas dapat melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan kiranya masyarakat dapat mendukung dan mentaati PSBB tahap ke II ini,” katanya.

Adapun, imbauan DPRD, Bilamana tidak mendesak/sangat penting untuk tidak keluar rumah, Bilamana keluar rumah gunakan masker dan sarung tangan bagi yang menggunakan R2 dan tidak berboncengan dan bila berboncengan masih satu Alamat dalam KTP.

Bagi yang mengendari R4 agar patuhi ketentuan pengemudi di depan dan penumpang di belakang dengan kapasitas penumpang 50 persen. Bagi R4 dan R6 agar menunjukkan surat tugas, surat keterangan dari RW. Apabila ditemukan di check point A dan B atau C terdapat pelanggaran maka agar memahami bilamana di putar balikkan.

“Adapun terkait dengan proses pengalokasian/pendistribusian bantuan jaring pengaman sosial akan kami kawal dan monitoring di wilayah. Dihimbau bagi masyarakat Sumedang¬† yang saat ini keluarganya berada di luar daerah agar tidak mudik ke Sumedang,” tandasnya. (imn)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

1 komentar

  1. Game dengan kemenangan tiada batas,
    Game dengan penghasilan terbesar,
    Game dengan sensasi yang luar biasa,
    Kekayaan menanti anda…..
    Daftarkan diri anda dan bergabunglah,
    Hanya di dupa88
    Click Disini

News Feed