oleh

Imbas PSBB, Omzet Wisata Turun Drastis

SUMEDANGEKSPRES.COM – Imbas penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap III, pengelola tempat wisata mengaku mengalami penurunan omzet yang tidak sedikit.

Sebab di waktu libur lebaran, jumlah pengunjung selalu membludak. Namun karena PSBB, pengelola hilang puluhan juta rupiah selama libur lebaran.

“Wisata ditutup sudah tiga bulan. Kami gak ada pemasukan dari tiket, sementara biaya operasional seperti gajih karyawan dan pemeliharaan hewan, tanaman dan kebersihan, harus tetap ada,” kata Pengelola Wisata alam Pangjugjugan Gaosul Anam, kemarin.

Menurut Anam, memasuki hari pertama lebaran, jumlah pengunjung rata-rata mencapai 2.000 orang, dengan omzet dari tiket masuk mencapai Rp 20.000.000 per hari. Namun, karena PSBB wahana wisata ditutup total.

“Jadi bingung untuk menutupi biaya operasional gimana? Kami tidak menerima subsidi dari pemerintah, karena ini milik pribadi,” katanya.

Hal senada dikatakan Owner Kampung Ciherang, H Herman. Menurutnya, wisata Kampung Ciherang sudah ditutup sejak Pemda Sumedang memberlakukan PSBB sejak pertengahan Maret silam. Sampai H+1 lebaran, wisata alam Ciherang masih ditutup untuk umum.

“Ya kami berharap pandemi Covid-19 cepat berlalu dan Indonesia bisa hidup normal. Kebayang kami mau mengaji karyawan pake apa, dan perawatan tempat wisata, kalau kondisi seperti ini diperpanjang. Masih mending mal dan supermarket bisa buka,” katanya.

Belum lagi, kata Herman, PSBB jilid III ini akan berakhir sampai 29 Mei. Artinya karyawan dan pegawai keburu masuk kerja. Artinya, tidak akan ada yang pergi ke tempat wisata. (imn)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed