oleh

Covid 19, Pembangunan Fisik Terhambat

SUMEDANGEKPRES.COM – Akibat pandemi Covid 19, sejumlah pembangunan fisik di Kelurahan Talun Kecamatan Sumedang Utara, terhambat. Namun demikian, program pembangunan tersebut, tetap akan dilaksanakan.

Di antaranya, yakni pembangunan jalan poros tahap dua yang menghubungkan RW 02 dan 05. Renovasi balai serbaguna RW 07, pembangunan tempat pembuangan sampah sementara (TPS) di RW 06, jalan lingkungan RW 02 dan pembangunan Gapura di RW 01.

“Ya selama masa Covid ini, banyak rencana pembangunan yang di-pending mengingat ketentuan pemerintah yang mengharuskan tetap tinggal di rumah. Tapi, InsyaAlloh program pembangunan fisik ini akan tetap di realisasikan di 2020,” ujar Lurah Talun Endang Rohman SIP kepada Sumeks, kemarin.

Begitu pula program pemberdayaan di kelurahan ini, kata Endang, belum bisa maksimal dilaksanakan.

Namun demikian, kata dia, unsur pemerintahan di Kelurahan Talun cukup kompak menghadapi pandemik covid ini. Baik, dalam menyosialisasikan di tingkat RT/RW juga kepada para pengusaha.

Begitupula saat program Gasibu dilaksanakan. Banyak kader yang membatu menyiapkan nasi bungkus untuk diberikan kepada warga kurang mampu.

“Awalnya program Gasibu ini untuk 10 kepala keluarga selama 14 hari. Namun kami melakukan pengajuan ke dinas sosial sehingga penerima Gasibu naik menjadi 150 KK,” ujar Lurah.

Baca Juga :

Sedangkan untuk bantuan selama pencegahan Covid, terdapat 457 KK yang ter-cover bantuan provinsi, BLT kabupaten sebanyak 60 KK dan bantuan dari Kemensos sebanyak 320 KK.

” Kita berharap dan berdoa semoga Covid segera hilang, sehingga berbagai program fisik maupun pemberdayaan masyarakat dapat terealisasi kembali,” harapnya.

Terkait dengan masa adaptasi kebiasaan baru, pihaknya sudah menyosialisasikan kepada warga terutama bagi pengurus tempat ibadah. “Memasuki AKB, masjid yang dulunya sempat ditutup, sekarang sudah dibuka kembali untuk ibadah berjamaah. Namun dengan catatan tetap menjaga protokol kesehatan. Di antara menyediakan tempat cuci tangan, pengukur suhu tubuh dan sanitizer,” beber Endang. (ahm/red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

2 komentar

News Feed