oleh

Angka Kehamilan Cenderung Turun

SUMEDANGEKSPRES.COM – Kepala Bidang Kesejahteraan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang, Uyu Wahyudin menyebutkan, selama pandemi Covid-19, angka ibu hamil di Sumedang cenderung menurun.

Jika dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya, masih lebih tinggi pada tahun lalu. “Triwulan  pertama Tahun  2019 , berjumlah 5.317. Sedangkan triwulan pertama di Tahun 2020, berjumlah 5.302 orang,” katanya saat sitemui Sumeks di ruang kerjanya, belum lama ini.

Terkait diam di rumah selama covid akan meningkatkan jumlah ibu hamil, menurutnya tidak bisa dijadikan acuan. Pasalnya, tidak setiap berhubungan, suami istri akan membuahkan keturunan. “Kan selama ini banyak ibu yang ikut program keluarga berencana,” katanya.

Bahkan  kata Uyu, informasi tingginya angka kehamilan dinilai tendensius. “Seharusnya dibuktikan dengan data. Datanya memang seperti itu, di Sumedng justru malah turun,” tuturnya.

Ditambahkan, upaya untuk mencegah hal-hal yang tidak diharapkan, ibu hamil harus ekstra ketat dalam menjalankan protokol kesehatan. “Memakai masker, rajin cuci tangan serta menjaga jarak, itu sudah wajib dijalankan, selain memeriksakan kesehatannya ke puskesmas,” katanya.

Baca juga :

Bus Khusus Layani Rute Dipatiukur-Jatinangor, Ramah Lingkungan, Disabilitas, Lansia, Ibu Hamil, Anak – anak

Bahkan saat persalinan pun, ada protokol kesehatan yang harus dijalankan baik oleh yang melahirkan maupun bidan. “Ada alat khusus (delivery chamber) yang menjadi pembatas antara yang melahirkan dengan bidan,” kata Uyu.

Bahkan sebelum proses persalinan, ibu yang melahirkan akan menjalani rapid test terlebih dahulu. “Andai saja yang melahirkan terpapar covid, maka tidak akan menularkannya kepada yang lain,” tukasnya. (nur)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed