oleh

Pedagang Pasar Tanjungsari di Rapid Tes

SUMEDANGEKSPRES.COM – Untuk memutus mata rantai Covid-19, sebanyak 50 pedagang pasar Tanjungsari dirapid test gratis oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang, Senin (15/6). 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang, Dadang Sulaeman mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk memutus rantai penularan reaktif Covid 19 di Kabupaten Sumedang.

“Semuanya sudah kami persiapkan alat rapid test, namun ternyata sudah jam 12.00 WIB lebih, baru ada 37 warga Pasar yang diperiksa, padahal ini gratis,” ujarnya.

Menurutnya, penyebaran Covid 19 yang dinilai rawan yakni lokasi lokasi yang potensinya tinggi seperti tempat kerumunan dan salah satunya pasar-pasar tradisional yang menjadi skala prioritas pemeriksaan.

“Sejauh ini kita baru dua pasar, yakni Pasar Sandang dan Pasar Tanjungsari. Nanti akan dilanjutkan dengan pasar yang lainya guna di rapid test,” terangnya.

Baca juga :

Batal Beroperasi, Pasar Desa Terhambat Korona

Sementara itu, dalam fase AKB ini pihaknya berharap Covid-19 dapat secepatnya menurun. Sebab, masyarakat sudah sangat jenuh dengan keadaan seperti ini. Termasuk tenaga medis juga yang telah kelelahan. 

“Yang paling penting adalah melakukan pemahaman kepada masyarakat dan kepedulian masyarakat dan seluruh stakeholder itu yang sangat diperlukan. Sehingga masalah Covid 19 dini bukan hanya masalah dari kesehatan tapi masalah kita semua. Terkait penanganannya juga akan lebih ringan kalau oleh semuanya,” katanya. 

Dadang juga menjelaskan, apakah Sumedang sudah masuk zona hijau atau belum, hal tersebut bagaimana penilaian dari tingkat Provinsi. Akan tetapi, hingga saat ini Sumedang masih masuk kedalam zona biru.

“Tapi belum tentu karena kita lakukan seperti ini,  jadi kalau kemarin fokusnya pada pasien positif sekarang kita mencari ke tempat-tempat yang punya potensi resiko penularan Covid-19,” sebutnya. 

Tak hanya itu, Dadang juga menambahkan, pihkanya akan melakukan evaluasi terus. Karena, nantinya di kembalikan lagi ke masyarakat yang dinamis. Apakah ini akan selesai di bulan Agustus, September, Oktober itu sangat tergantung kedisiplinan kita semua. (imn)  

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

3 komentar

News Feed